BEST OFFER : This space is available for you. For inquiries please email soon to : 165mazri@gmail.com
Showing posts with label Payakumbuh. Show all posts
Showing posts with label Payakumbuh. Show all posts

Thursday, June 27, 2013

Penerimaan CPNS Calon Praja Institut Pemerintahan Dalam Negeri (IPDN) Tahun Ajaran 2013/2014

PENERIMAAN CPNS CALON PRAJA INSTITUT PEMERINTAHAN DALAM NEGERI (IPDN) TAHUN AJARAN 2013/2014

PEMERINTAH PROVINSI SUMATERA BARAT

SEKRETARIAT DAERAH
Jalan Jenderal Sudirman No. 51 Telepon (0751)31401-31402-34425 Padang
http://www.sumbarprov.go.id/ biro_humas@sumbarprov.go.id

PENGUMUMAN
NOMOR : 892/3248/BKD/IV-2013
TENTANG
PENERIMAAN CPNS CALON PRAJA
INSTITUT PEMERINTAHAN DALAM NEGERI (IPDN)
TAHUN AJARAN 2013/2014

Berdasarkan Surat Edaran Menteri Dalam Negeri Nomor 892.1/3212/SJ Tanggal20Juni 2013, tentang Penerimaan CPNS Calon Praja (Capra) IPDN Tahun Ajaran 2013/2014, maka Pemerintah Provinsi Sumatera Barat membuka kesempatan kepada Putera dan Puteri Warga Negara Republik Indonesia untuk mengikuti seleksi Pendidikan Pamong Praja pada Kampus Institut Pemerintahan Dalam Negeri (IPDN), dengan ketentuan sebagai berikut :



PERSYARATAN PELAMAR/CALON PESERTA SELEKSI:

1. Warga Negara Republik Indonesia.

2. Usia pelamar/peserta seleksi per tanggal 1 Desember 2013 :

a) Pelamar umum berusia minimal 16 (enam belas) tahun dan maksimal 21 (dua puluh satu) tahun,

b) Pelamar PNS Tugas Belajar berusia maksimal 24 tahun dan mempunyai masa kerja menjadi PNS minimal 2 (dua) tahun.

3. Tahun Ijazah/Surat Tanda Tamat belajar (STTB) Sekolah Menengah Atas/Madrasah Aliyah (MA) pendaftar, yaitu tahun 2011, 2012 dan 2013 bagi pelamar umum.

4. Syarat usia sebagaimana dimaksud pada angka 2 huruf a dan syarat kelulusan tahun Ijazah/STTBsebagaimana dimaksud pada angka 3 harus terpenuhi seluruhnya.

5. Nilai rata-rata Ijazah/Surat Tanda Tamat Belajar (STTB) Sekolah Menengah Atas (SMA)/ Madrasah Aliyah (MA) minimal 7,00 (tujuh koma nol nol).

6. Tinggi badan peserta seleksi pria minimal 160 cm dan wanita minimal 155 cm.

7. Tidak bertato atau bekas tato dan bagi peserta seleksi pria tidak ditindik atau bekas ditindik telinganya atau anggota badan lainnya kecuali karena ketentuan adat/agama.

8. Tidak menggunakan kacamata/lensa kontak sesuai dengan unsur pemeriksaan kesehatan.

9. Surat Keterangan Catatan Kepolisian (SKCK) dari Kepolisian Tingkat Kabupaten/Kota (Polres/Poltabes)

10. Surat Keterangan berbadan Sehat dari Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD)/Rumah Sakit TNI/Rumah Sakit Polri/Puskesmas Pemerintah setempat.

11. Surat Pernyataan belum menikah/kawin, hamil/melahirkan dan sanggup tidak menikah/ kawin selama mengikuti pendidikan yang diketahui orang tua/wali dan disahkan Kepala Desa/Lurah setempat, yang dinyatakan secara tertulis, ditandatangani diatas materai Rp.6.000,-.

12. Surat pernyataan bersedia mentaati Peraturan Kehidupan Praja dan bersedia mengembalikan seluruh biaya pendidikan yang telah dikeluarkan pemerintah dikarenakan mengundurkan diri, diberhentikan dan/atau melanggar peraturan pendidikan, diketahui oleh orang tua/wali yang dinyatakan secara tertulis, ditandatangani di atas materai Rp. 6.000,-.

13. Surat Pernyataan siap diberhentikan tanpa menuntut dimuka pengadilan melalui PTUN jika melakukan tindakan kriminal, mengkonsumsi maupun menjual belikan narkoba, melakukan perkelahian, pemukulan dan pengeroyokan, dan melakukan tindakan asusila, berdampak hukum atau tidak, yang dinyatakan secara tertulis dan ditandatangani diatas materai Rp. 6.000,-.



PERSYARATAN LAINNYA

1. Fotocopy Ijazah/Surat Tanda Tamat Belajar (STTB) Sekolah Menengah Atas (SMA)/ Madrasah Aliyah (MA) yang dilegalisir oleh pejabat yang berwenang.

2. Pasphoto berwarna menghadap kedepan dan tidak memakai kacamata, dengan ukuran 3 x 4 cm, sebanyak 4 (empat) lembar, dan 4 x 6 cm sebanyak 2 (dua) lembar, latar belakang merah.

3. Menyerahkan berbagai surat pernyataan yang telah ditentukan.

4. Syarat pendaftaran disusun rapi dan dimasukan kedalam stofmap berwarna biru bagi pelamar pria dan stofmap berwarna merah bagi pelamar wanita.



TEMPAT DAN WAKTU PENDAFTARAN

1. Tempat pendaftaran :

Pendaftaran dilakukan oleh peserta seleksi CPNS Calon Praja IPDN di Badan Kepegawaian Daerah Kabupaten/Kota se-Sumatera Barat.

2. Waktu pendaftaran :

Pendaftaran dilaksanakan mulai tanggal 1 Juli 2013 sampai dengan tanggal 13 Juli 2013.



TAHAPAN SELEKSI

1. Seleksi dilakukan melalui tahapan sebagai berikut :

a. Seleksi administrasi oleh Badan Kepegawaian Daerah Kabupaten/Kota.

b. Tes Kompetensi Dasar (TKD) dilaksanakan oleh Kementerian Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi, Kementerian Dalam Negeri serta Badan Kepegawaian Negara Republik Indonesia.

c. Tes Kesehatan dan Tes Kesamaptaan/Jasmani.

d. Tes Psikologi oleh Dinas Psikologi TNI Angkatan Darat dan Tes Integritas dan Kejujuran oleh Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK).

e. Penentuan akhir dilaksanakan oleh Panitia Penentuan Akhir yang ditetapkan oleh Menteri Dalam Negeri.

f. Seleksi penerimaan CPNS Calon Praja IPDNdilakukan dengan SISTEM GUGUR, yaitu para peserta dapat mengikuti tahap seleksi selanjutnya apabila dinyatakan lulus/memenuhi syarat pada tahap sebelumnya.

2. Materi Tes Kompetensi Dasar (TKD) terdiri dari :Tes Karakteristik Pribadi (TKP), Tes Intelegensi Umum (TIU) dan Tes Wawasan Kebangsaan (TWK).



LAIN-LAIN

1. Apabila terdapat pihak/oknum yang menawarkan jasa dengan menjanjikan untuk dapat diterima menjadi CPNS Capra IPDN dengan meminta imbalan tertentu, maka perbuatan tersebut adalah penipuan. Panitia tidak bertanggungjawab atas perbuatan pihak/oknum tersebut.

2. Setiap tahapan dalam seleksi penerimaan CPNS Capra IPDN Tahun Ajaran 2013/2014 dibawah pengawasan Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK).



PEMBIAYAAN
Biaya Tes Kesehatan, Tes Kesamaptaan/Jasmani, Tes Psikologidan biaya lainnya untuk kebutuhan peserta selama mengikuti tahapan tes dibebankan kepada Calon Peserta.

Demikian pengumuman ini untuk dapat dimaklumi.

Dikeluarkan : di Padang
Pada Tanggal : 26 juni 2013

a.n GUBERNUR SUMATERA BARAT
SEKRETARIAT DAERAH

Dr. H. ALI ASMAR M.Pd
Pembina Utama Madya
NIP 19580705 197903 1 004

Written by Badan Kepegawaian Daerah | Thursday, 27 June 2013 09:48, just click to :

http://sumbarprov.go.id/read/99/12/14/59/190-teras-sumbar/pengumuman/824-penerimaan-cpns-calon-praja-institut-pemerintahan-dalam-negeri-ipdn-tahun-ajaran-2013-2014.html






Free Template Blogger collection template Hot Deals BERITA_wongANteng SEO theproperty-developer

Saturday, June 8, 2013

Enam Kota di Sumbar Raih Adipura

HarianHaluan.com - Sabtu, 08 Juni 2013 - Headlines: Sabtu, 08 Juni 2013 01:30 - Prestasi Sumatera Barat pada peringatan Hari Lingkungan Hidup se-Dunia tahun ini, sangat membanggakan. Enam kota di provinsi ini meraih Adipura dan berbagai penghargaan lainnya di bidang lingkungan hidup.

PADANG, HALUAN — Enam kota di Sumbar berhasil meraih penghargaan bergengsi tropi Adipura tahun 2013, masing-masing Kota Payakumbuh, Kota Solok, Kota Padang Panjang, Kota Painan, Kota Lubuk Si­kaping dan Kota Pariaman. Sementara Kota Padang harus puas membawa pulang serti­fikat Adipura.

Selain itu, Pemprov Sumbar dan Pemkab Pesisir Selatan juga meraih tropi Status Ling­kungan Hidup Daerah (SLHD). Sumbar juga berjaya dengan memperoleh 3 penghargaan Kalpataru, masing-masing kategori Pembina lingkungan diraih Amran Nur (Walikota Sawahlunto), kategori penye­lamat lingkungan diraih Pe­merintahan Nagari Koto Ma­lintang (Agam) dan kategori pengabdi lingkungan diraih Darpius Indra (Pessel).

Seluruh penghargaan ber­geng­si itu akan diserahkan langsung oleh Presiden RI Soesilo Bambang Yudhoyono kepada masing-masing kepala daerah dan peraih kalpataru Senin (10/6), pada puncak peringatan Hari Lingkungan Hidup se-Dunia di Istana Negara.

Kepala Bapedalda Sumbar, Asrizal Asnan kepada warta­wan Jumat (7/6), di Padang mengatakan, prestasi yang diraih Sumbar pada peringatan Hari Lingkungan Hidup se-Dunia tahun ini, sangat mem­banggakan, melebihi dari pero­le­han prestasi tahun lalu. Masih ditambah lagi dengan perolehan penghargaan Adiwi­yata Mandiri yang diraih 10 sekolah. Dulu hanya 2 sekolah yang meraih Adiwiyata Mandiri.


“Prestasi yang kita peroleh tahun ini sangat membang­gakan. Hal ini tak terlepas dari komitmen Gubernur Sumbar di bidang pengelolaan lingkungan hidup, yang selalu memacu kepala daerah serta pihak sekolah dalam menjaga dan peduli lingkungan,” kata Asrizal didampingi Kabid PKIL Siti Aisyah dan Afrides.

Dikatakan, penghargaan SLHD diberikan untuk pemerintah daerah yang mampu menyampaikan infor­masi tentang status lingkungan hidup di daerahnya. Pelayanan informasi ini menjadi ukuran bagi kinerja daerah dan sekaligus untuk evaluasi kegiatan pembangunan. Informasi SLHD ini juga digunakan sebagai arah ke­bijakan pem­ba­ngunan daerah.

Selanjutnya perolehan Adipura tahun ini, juga luar biasa. Jika tahun lalu hanya 3 kota yang meraih Adipura maka tahun ini bertambah 3 kota lagi. Hal ini menunjukkan semakin tingginya kesadaran dae­r­ah dalam menjaga kelestarian lingkungannya. Sebab Adipura tak sekedar simbol kota bersih, tetapi juga mengajak warga peduli dalam proses pemilahan dan daur ulang sampah serta menjaga kualitas air.

Untuk penghargaan Adiwiyata, juga terjadi peningkatan yang signifikan. Adiwiyata Mandiri meru­pakan sekolah Adiwiyata Nasional yang telah melakukan pembinaan minimal 10 calon sekolah Adiwiyata di kabupaten/kota.

Tahun 2012, Adiwiyata Mandiri diraih 2 sekolah. Tahun ini diraih 10 sekolah, masing-masing SDN 06 Aur Tajungkang Tengah Sawah (Bukittinggi), SDN 05 Pauh (Pasa­man), SDSN 20 Indarung (Padang), SDN 01 Pauh Kurai Taji (Kota Pariaman), SDN 17 Aro (Kota Solok), SDN 10 Sungai Sapih (Padang), SMP Semen Padang (Padang), SMAN 6 Padang (Pa­dang), MAN 2 Padang, SMAN 2 Lubuk Basung (Agam).

Sedangkan penghargaan Adiwi­yata Nasional dengan capaian nilai di atas 72, akan diserahkan pada peringatan Hari Cinta Puspa, November mendatang. Sebanyak 39 sekolah telah diusulkan untuk diverifikasi tim pusat pada Septem­ber-Oktober 2013. (h/vie)


sumber berita :
http://harianhaluan.com/index.php?option=com_content&view=article&id=23979:enam-kota-di-sumbar-raih-adipura&catid=1:haluan-padang&Itemid=70


sumber foto :
http://rmbtourcreator.files.wordpress.com/2012/06/2.jpg



Free Template Blogger collection template Hot Deals BERITA_wongANteng SEO theproperty-developer

Tuesday, June 4, 2013

Tour De Singkarak 2013

Indonesia's Official Tourism Website - 2 Jun 2013 - 9 Jun 2013 - From 2nd to 9th June 2013, the Tour de Singkarak 2013 will take some of the world’s renowned cyclists over a 1000-kilometer route traversing the most scenic landscapes of West Sumatra’s countryside, see the cultural beauty and meet the people of Sumatra. The race covers 7 stages, building on the success of previous races.


The past years have seen an annual increase in participating regencies, and the race has therefore become a longer challenge with each year. While in 2012 the course covered 800 kilometers, this year the 7 staged race will cover a total distance of 1,027 kilometers.


The stages of Tour de Singkarak 2013 are as follows:
1. Stage 1: Bukittingi-Bonjol (105 Km)
2. Stage 2: Payakumbuh- Lake Singkarak (125 Km)
3. Stage 3: Padang Panjang-Istana Basa (204 Km)
4. Stage 4: Sijunjung-Pulau Punjung (165 Km)
5. Stage 5: Sawahlunto-Muara Labuh 138 Km
6. Stage 6: Pariaman-Painan (145 Km)
7. Stage 7: Padang Pariaman-Padang (145 Km)


The race is held in co-operation with ASO (Organizer of Tour de France), marking significant international recognition and increasing its international importance. Tour de Singkarak itself is listed as an annual event on the agenda of the International Cycling Association or Union Cycliste Internationale (UCI).


Combining sports and tourism, the Tour De Singkarak 2013 takes participants to an exciting adventure through the vast mountainous countryside of West Sumatra. The tour will not only offer fierce competition among racers, but it is, moreover, an excellent chance to unveil all the hidden wonders of West Sumatra.


Last year's participants were not only impressed with the lush green scenery, but they were also most taken by the warmth and friendliness of the people who welcomed and cheered for them at every stage.


There are direct international flights to Padang from Singapore and Kuala Lumpur in Malaysia and regular domestic flights from Jakarta, Medan and Batam to the Minangkabau International Airport in Padang.



More Information available at: http://tourdesingkarak.com/



Photo courtesy of http://tourdesingkarak.com/



Free Template Blogger collection template Hot Deals BERITA_wongANteng SEO theproperty-developer

Thursday, May 16, 2013

Pebalap Dunia Jajal 1.200 Km, Kemenparekraf Luncurkan TdS 2013

Padang Ekspres • Senin, 13/05/2013 10:52 WIB • Redaksi • NASIONAL - Jakarta, Padek—Inisiatif Kementerian Pariwisata dan Ekonomi Kreatif (Kemenparekraf) meluncurkan Tour de Singkarak (TdS) 2-9 Juni 2013, dengan acara Fun Bike di silang Mo­numen Nasional (Monas) Jakarta, Minggu (12/5) pagi, menjadikan Monas “di­kua­sai” nuansa serba Suma­tera Barat.

Hal tersebut dikatakan Menpa­rekraf Mari Elka Pangestu saat laun­ching TdS 2013, di silang Monas Jakarta, Minggu (12/5).

Hadir tokoh Minang yang juga Ketua DPD RI Irman Gusman, Wa­men Parekraf Sapta Nirwandar, Wa­mendikbud Musliar Kasim, Wakil Gubernur Sumbar Muslim Kasim dan Wali Kota Padang Fauzi Bahar serta wali kota dan bupati yang daerahnya bakal dilintasi pebalap TdS.


“Monas diduduki orang Minang­kabau. Semua kepala daerah yang tadi bernyanyi dengan tulus dan bangga menggunakan bahasa Minang. Itulah Indonesia. Tapi hari ini Monas berlim­pah-ruah dikunjungi masyarakat dan itu bernuansa serba Sumatera Barat,” kata Mari Elka Pangestu, di hadapan ribuan massa yang memadati silang Monas Jakarta.

Nuansa yang serba Minang ini, lanjut Mari, jarang terjadi di Jakarta. Kemarin (12/5), siapa pun pengunjung Monas bisa menyaksikan keindahan alam Sumbar melalui layar lebar atau menyaksikan lagu Minang yang dilan­tunkan oleh sejumlah artis asal Sum­bar. Dijelaskannya, acara TdS tidak saja menjadi salah satu ikon Sumbar, tapi sudah menjadi ikon Indonesia dalam mempromosi wisata ke dunia. “Iven TdS yang merupakan perpaduan olahraga dan promosi pariwisata tidak saja untuk Sumbar, tapi juga berdam­pak terhadap Indonesia. Untuk itu, kita harus terus menyukseskan agenda ini,” kata Mari Eka Pangestu.

Sejak TdS diadakan, mantan Men­teri Perdagangan itu mengatakan, tingkat kunjungan ke Sumbar naik sekitar 10 hingga 12 persen tiap tahun. Tidak itu saja, TdS juga mampu “me­mak­sa” Pemerintah memperbaiki jalan tiap tahun.

Ketua DPD Irman Gusman menga­takan, Monas Minggu pagi dikuasai penuh oleh Sumbar. Tidak saja karena alunan musik Minang yang terus terdengar, tapi juga karena seni tari perpaduan tradisional, modern mam­pu mencuri perhatian pengunjung. “Tahun 2014 nanti, saya akan menyam­paikan kepada Presiden SBY untuk membuka langsung TdS di Sumbar,” janji Irman.

Ditegaskannya, pascagempa 2009, TdS terbukti memiliki peran dalam memulihkan pariwisata, ekonomi dan infrastruktur di Sumbar. Bahkan, pe­rusahaan multinasional Lippo Group, yang sudah menetapkan berinvestasi sebesar Rp 10 triliun di Padang, me­nurut Irman ada kaitannya dengan kesuksesan TdS. Irman berharap semua stakeholders di Sumbar bisa menjadi tuan rumah yang baik.

Wagub Sumbar Muslim Kasim menambahkan, TdS punya andil cukup besar membuka akses Sumbar ke dunia luar. “Ditambah lagi tahun ini TdS akan melewati 17 kabupaten/kota, tinggal dua daerah yang belum dilewati, yakni Pasaman Barat dan Mentawai,” ungkap Muslim Kasim.

TdS Tempuh 1.200 KM

TdS kali ini akan jauh lebih menan­tang bagi para pebalap. Menempuh jarak 1.200 km, para pebalap akan berpacu memperebutkan total hadiah Rp 1,2 miliar atau naik dari tahun lalu Rp 750 juta.

Menariknya, selain Kelok 44 yang menjadi mountain of challange, tahun ini juga ada Kelok 9.

Tantangan ini akan ditemui para rider di etape ketiga, Payakumbuh-Singkarak melalui Kelok 9. “TdS tahun ini akan benar-benar memberikan tantangan besar bagi para pebalap yang terdiri dari 23 tim, 17 tim man­canegara dan 6 dalam negeri. Tim mancanegara itu berasal dari 18 negara,” ujar Sapta Nirwandar.

Ke-18 negara tersebut adalah Indonesia, Kanada, Australia, Brunei Da­russalam, Iran, Irlandia, Jepang, Tai­wan, Kazakhstan, Malaysia, Mo­ngo­lia, Belanda, Filipina, Thailand, Amerika, Singapura, Spanyol, dan Uzbekistan.

Kasubdit Promosi Wilayah Suma­tera, Raseno Arya mengatakan, etape I Bukittinggi-Bonjol (Pasaman). Etape kedua Padangpanjang-Batusangkar melalui Lembah Anai dan Kelok 44. Seterusnya etape ketiga, Payakumbuh-Danau Singkarak via Kelok 9, etape keempat, Sijunjung-Dharmasraya. Kemudian etape kelima, Sawahlunto-Solok Selatan, etape keenam, Paria­man-Painan, dan terakhir Padang­pariaman-Padang. (fas)


source :

http://padangekspres.co.id/?news=berita&id=43571



Free Template Blogger collection template Hot Deals BERITA_wongANteng SEO theproperty-developer

Saturday, November 26, 2011

Bayi Perempuan Asal Padang Jadi Penduduk ke-7 Miliar

Vera Farah Bararah - detikHealth. 25/11/2011 . Padang, Penduduk dunia berjumlah 7 miliar pada 31 Oktober 2011. Bayi perempuan asal Padang dipilih menjadi penduduk ke-7 miliar asal Indonesia. Bayi tersebut oleh Presiden SBY dinamai Saptarina Heriaty Andipertiwi. Sebelumnya Presiden juga telah menamai bayi lelaki asal Situbondo dengan nama Ahmad Saptaji Adibuwono.

Bayi ke-7 miliar versi Indonesia ini merupakan anak pertama dari pasangan Bapak Herri Wiranto K dan Ibu Yona Sasra Yeni yang berasal Kelurahan Balai Nanduo kota Payakumbuah, Padang. Sang bayi Rina lahir pada 31 Oktober 2011 dengan berat 3,7 Kg dan tinggi 51 Cm.

"Ada rasa senang dan bangga karena nama anak saya diberikan oleh Presiden langsung. Awalnya ya tidak menyangka karena kan ada banyak bayi yang lahir pada hari itu, dan waktu itu diberitahunya lewat telpon," kata Yona (23 tahun) dan suaminya Herri (24 tahun).

Sebelumnya bayi Ahmad Saptaji Adibuwono, anak dari pasangan Bapak Aminullah dan Ibu Hulusinia, warga Dusun Sukorejo, Desa Sumberejo, Kecamatan Banyuputih, Kabupaten Situbondo, Jawa Timur sudah terlebih dahulu dinobatkan pada 23 November 2011 di Surabaya.

Nama dan sertifikat bagi bayi ke-7 miliar untuk kedua bayi ini diberikan oleh Presiden Susilo Bambang Yudhoyono (SBY), namun penyerahannya diwakili oleh Menteri Koordinator Kesejahteraan Rakyat Agung Laksono.

"Ini sebagai peringatan bagi seluruh penduduk dunia untuk berhati-hati karena bumi tetap tapi penduduknya bertambah terus," ujar Kepala BKKBN Dr dr Sugiri Syarif, MPA dalam acara penyerahan piagam bayi ke-7 miliar di Hotel Pangeran Beach, Padang, Jumat (25/11/2011).

Sugiri menuturkan bahwa hal ini bukanlah peringatan suka cita seperti halnya ulang tahun tapi merupakan warning untuk tiap negara dan setiap negara di dunia memiliki cara tersendiri untuk memperingatinya.

"Peringatannya melalui pemberian nama karena lebih bermakna dibandingkan dengan uang dan bersifat langgeng, karena nama sangat berarti," ujar Sugiri.

Sugiri menjelaskan dalam pemilihan bayi ke-7 miliar ini dilakukan secara acak. Sebelumnya telah didata ibu hamil yang diperkirakan akan lahir pada tanggal 31 Oktober 2011 disetiap kabupaten. Dari ibu hamil itu ada yang lahir maju, mundur dan pas pada hari itu.

"Kita monitor data dari pendataan keluarga dan diketahui ada 10.000 bayi yang lahir tanggal 31 Oktober 2011, dari jumlah tersebut kita catat dan dipilih secara acak hingga didapatkan kedua bayi itu," ungkapnya.

Sementara itu Menko Kesra Agung Laksono mengungkapkan saat ini pertumbuhan penduduk di Indonesia tergolong tinggi yaitu sebesar 1,49 persen.

"Selama angkanya masih di atas 1 persen maka itu termasuk tinggi, untuk itu ada program revitalisasi KB dalam upaya pengendalian penduduk dan menggalakkan KB," Agung Laksono
(ver/ir)



Free Template Blogger collection template Hot Deals BERITA_wongANteng SEO theproperty-developer

Tuesday, November 22, 2011

All New Avanza Injak Ranah Minang

Azwar Ferdian - Okezone. Selasa, 22 November 2011 12:09. PADANG - PT Toyota Astra Motor (TAM) sudah resmi meluncurkan All New Avanza. Kini TAM mengajak jurnalis media nasional untuk menguji kehandalan varian terbaru tersebut di Sumatera Barat.

"Kami mengundang jurnalis untuk menguji kehandalan produk terbaru Toyota Indonesia, All New Avanza dan Avanza Veloz, dengan memilih lokasi di Ranah Minang," jelas Marketing Director PT TAM Joko Trisanyoto.

TAM mengundang 30 jurnalis di uji coba gelombang kedua ini. Tercatat ada 10 mobil All New Avanza dari tujuh varian, dari varian Veloz sampai G, yang memang siap dieksplor kehandalannya oleh jurnalis.

Dari data yang dihimpun, perjalanan dari kota Padang menuju Lembah Harau, melewati kota Payakumbuh dan dilanjutkan ke Bukittinggi. Panitia acara test drive ini menjelaskan bahwa perjalanan akan menantang sekaligus menyuguhkan pemandangan alam yang indah. Perjalanan dimulai, Selasa (22/11/2011) dan berakhir Kamis (24/11/2011).
(zwr)
---------------------------



Free Template Blogger collection template Hot Deals BERITA_wongANteng SEO theproperty-developer

Wednesday, September 21, 2011

Payakumbuh Masuk Finalis Indonesia Green Region Award (IGRA)

Rabu, 21 September 2011, 10:28 WIB. Arfi Bambani Amri.VIVAnews - Lima kota dinobatkan yang sebagai daerah terhijau di Indonesia untuk 2011. Lomba bertajuk Indonesia Green Region Award (IGRA) ini diselenggarakan oleh Kantor Berita Radio KBR68H bersama Majalah SWA untuk kedua kalinya tahun ini.

Dari 36 peserta IGRA 2011, dihasilkan 10 finalis yakni Kota Surabaya (Jawa Timur), Kota Yogyakarta (Daerah Istimewa Yogyakarta), Kota Denpasar (Bali), Kota Palangkaraya (Kalimantan Tengah), Kota Banda Aceh (Nanggroe Aceh Darussalam), Kota Payakumbuh (Sumatera Barat), Kabupaten Kuningan (Jawa Barat), Kabupaten Berau (Kalimantan Timur), Kabupaten Jepara (Jawa Tengah), dan Kabupaten Gorontalo (Gorontalo). Dari hasil seleksi yang dilakukan dewan juri, lima kota/ kabupaten yang menjadi pemenang adalah Surabaya, Yogyakarta, Denpasar, Palangkaraya, dan Banda Aceh.




Free Template Blogger collection template Hot Deals BERITA_wongANteng SEO theproperty-developer

Thursday, April 23, 2009

Harau Valley

Harau Valley resembles a huge canyon about 150 m to 400 m wide, with walls rising perpendicularly 80 to 300 m high. The nature reserve has been a tourist attraction ever since 1926. The date and event are inscribed on a plaque found at the lower of the Sarasah Bunta waterfall, and bear the signatures of the Dutch Assistant Resident of Lima Puluh Kota Regency of that time, E. Rinner. And also two Indonesian functionaries, Tuanku Lareh Datuak Kuniang nan Hitam and Datuak Kodoh nan Hitam.

With almost 300 hectare in size, Harau Valley was declared as Nature Reserve in 1933 to protect the typical tropical mountain forest vegetation. The flora of the area is greatly varied. The most dominant plant species belong to the families Lauraceae, Fagaceae, Myrtaceae etc. In addition there are many other species of plants not as yet official listed.

Various kinds of primate can be found here. There are also stripped tigers (Panthera tigris sumatraensis), bears (Helarctos malayanus). Tapirus indicus etc. Among the protected bird species of the reserve are Agrusianus args, Driolus maculates, Buceros rhinoceros etc. In all, there are at least 19 protected animal species living in Harau Valley Reserve. And of course, all hunting in the park is prohibited.

At Harau, the lay of the land makes it little easier for the wardens. Aside from those who are really interested in nature, not too many people bother to visit the reserve. Most people who are interested in making a visit know how to behave in a nature reserve. And other visitor only as far as the tourist park on the valley floor. There is a lookout point at Aka Barayun, offering a magnificent view of the surroundings. Many young vacationers like to stay for a few days in tent on the adjoining camping grounds.

For more information, please email to 165mazri@gmail.com



Free Template Blogger collection template Hot Deals BERITA_wongANteng SEO theproperty-developer

Top Stories

Supported by

Sign up for PayPal and start accepting credit card payments instantly.
FOR RENT : This running text is ready for rent. For inquiries please email soon to : reservation@rockyplazahotelpadang.com or 165mazri@gmail.com