BEST OFFER : This space is available for you. For inquiries please email soon to : 165mazri@gmail.com
Showing posts with label Agam. Show all posts
Showing posts with label Agam. Show all posts

Thursday, June 27, 2013

Penerimaan CPNS Calon Praja Institut Pemerintahan Dalam Negeri (IPDN) Tahun Ajaran 2013/2014

PENERIMAAN CPNS CALON PRAJA INSTITUT PEMERINTAHAN DALAM NEGERI (IPDN) TAHUN AJARAN 2013/2014

PEMERINTAH PROVINSI SUMATERA BARAT

SEKRETARIAT DAERAH
Jalan Jenderal Sudirman No. 51 Telepon (0751)31401-31402-34425 Padang
http://www.sumbarprov.go.id/ biro_humas@sumbarprov.go.id

PENGUMUMAN
NOMOR : 892/3248/BKD/IV-2013
TENTANG
PENERIMAAN CPNS CALON PRAJA
INSTITUT PEMERINTAHAN DALAM NEGERI (IPDN)
TAHUN AJARAN 2013/2014

Berdasarkan Surat Edaran Menteri Dalam Negeri Nomor 892.1/3212/SJ Tanggal20Juni 2013, tentang Penerimaan CPNS Calon Praja (Capra) IPDN Tahun Ajaran 2013/2014, maka Pemerintah Provinsi Sumatera Barat membuka kesempatan kepada Putera dan Puteri Warga Negara Republik Indonesia untuk mengikuti seleksi Pendidikan Pamong Praja pada Kampus Institut Pemerintahan Dalam Negeri (IPDN), dengan ketentuan sebagai berikut :



PERSYARATAN PELAMAR/CALON PESERTA SELEKSI:

1. Warga Negara Republik Indonesia.

2. Usia pelamar/peserta seleksi per tanggal 1 Desember 2013 :

a) Pelamar umum berusia minimal 16 (enam belas) tahun dan maksimal 21 (dua puluh satu) tahun,

b) Pelamar PNS Tugas Belajar berusia maksimal 24 tahun dan mempunyai masa kerja menjadi PNS minimal 2 (dua) tahun.

3. Tahun Ijazah/Surat Tanda Tamat belajar (STTB) Sekolah Menengah Atas/Madrasah Aliyah (MA) pendaftar, yaitu tahun 2011, 2012 dan 2013 bagi pelamar umum.

4. Syarat usia sebagaimana dimaksud pada angka 2 huruf a dan syarat kelulusan tahun Ijazah/STTBsebagaimana dimaksud pada angka 3 harus terpenuhi seluruhnya.

5. Nilai rata-rata Ijazah/Surat Tanda Tamat Belajar (STTB) Sekolah Menengah Atas (SMA)/ Madrasah Aliyah (MA) minimal 7,00 (tujuh koma nol nol).

6. Tinggi badan peserta seleksi pria minimal 160 cm dan wanita minimal 155 cm.

7. Tidak bertato atau bekas tato dan bagi peserta seleksi pria tidak ditindik atau bekas ditindik telinganya atau anggota badan lainnya kecuali karena ketentuan adat/agama.

8. Tidak menggunakan kacamata/lensa kontak sesuai dengan unsur pemeriksaan kesehatan.

9. Surat Keterangan Catatan Kepolisian (SKCK) dari Kepolisian Tingkat Kabupaten/Kota (Polres/Poltabes)

10. Surat Keterangan berbadan Sehat dari Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD)/Rumah Sakit TNI/Rumah Sakit Polri/Puskesmas Pemerintah setempat.

11. Surat Pernyataan belum menikah/kawin, hamil/melahirkan dan sanggup tidak menikah/ kawin selama mengikuti pendidikan yang diketahui orang tua/wali dan disahkan Kepala Desa/Lurah setempat, yang dinyatakan secara tertulis, ditandatangani diatas materai Rp.6.000,-.

12. Surat pernyataan bersedia mentaati Peraturan Kehidupan Praja dan bersedia mengembalikan seluruh biaya pendidikan yang telah dikeluarkan pemerintah dikarenakan mengundurkan diri, diberhentikan dan/atau melanggar peraturan pendidikan, diketahui oleh orang tua/wali yang dinyatakan secara tertulis, ditandatangani di atas materai Rp. 6.000,-.

13. Surat Pernyataan siap diberhentikan tanpa menuntut dimuka pengadilan melalui PTUN jika melakukan tindakan kriminal, mengkonsumsi maupun menjual belikan narkoba, melakukan perkelahian, pemukulan dan pengeroyokan, dan melakukan tindakan asusila, berdampak hukum atau tidak, yang dinyatakan secara tertulis dan ditandatangani diatas materai Rp. 6.000,-.



PERSYARATAN LAINNYA

1. Fotocopy Ijazah/Surat Tanda Tamat Belajar (STTB) Sekolah Menengah Atas (SMA)/ Madrasah Aliyah (MA) yang dilegalisir oleh pejabat yang berwenang.

2. Pasphoto berwarna menghadap kedepan dan tidak memakai kacamata, dengan ukuran 3 x 4 cm, sebanyak 4 (empat) lembar, dan 4 x 6 cm sebanyak 2 (dua) lembar, latar belakang merah.

3. Menyerahkan berbagai surat pernyataan yang telah ditentukan.

4. Syarat pendaftaran disusun rapi dan dimasukan kedalam stofmap berwarna biru bagi pelamar pria dan stofmap berwarna merah bagi pelamar wanita.



TEMPAT DAN WAKTU PENDAFTARAN

1. Tempat pendaftaran :

Pendaftaran dilakukan oleh peserta seleksi CPNS Calon Praja IPDN di Badan Kepegawaian Daerah Kabupaten/Kota se-Sumatera Barat.

2. Waktu pendaftaran :

Pendaftaran dilaksanakan mulai tanggal 1 Juli 2013 sampai dengan tanggal 13 Juli 2013.



TAHAPAN SELEKSI

1. Seleksi dilakukan melalui tahapan sebagai berikut :

a. Seleksi administrasi oleh Badan Kepegawaian Daerah Kabupaten/Kota.

b. Tes Kompetensi Dasar (TKD) dilaksanakan oleh Kementerian Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi, Kementerian Dalam Negeri serta Badan Kepegawaian Negara Republik Indonesia.

c. Tes Kesehatan dan Tes Kesamaptaan/Jasmani.

d. Tes Psikologi oleh Dinas Psikologi TNI Angkatan Darat dan Tes Integritas dan Kejujuran oleh Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK).

e. Penentuan akhir dilaksanakan oleh Panitia Penentuan Akhir yang ditetapkan oleh Menteri Dalam Negeri.

f. Seleksi penerimaan CPNS Calon Praja IPDNdilakukan dengan SISTEM GUGUR, yaitu para peserta dapat mengikuti tahap seleksi selanjutnya apabila dinyatakan lulus/memenuhi syarat pada tahap sebelumnya.

2. Materi Tes Kompetensi Dasar (TKD) terdiri dari :Tes Karakteristik Pribadi (TKP), Tes Intelegensi Umum (TIU) dan Tes Wawasan Kebangsaan (TWK).



LAIN-LAIN

1. Apabila terdapat pihak/oknum yang menawarkan jasa dengan menjanjikan untuk dapat diterima menjadi CPNS Capra IPDN dengan meminta imbalan tertentu, maka perbuatan tersebut adalah penipuan. Panitia tidak bertanggungjawab atas perbuatan pihak/oknum tersebut.

2. Setiap tahapan dalam seleksi penerimaan CPNS Capra IPDN Tahun Ajaran 2013/2014 dibawah pengawasan Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK).



PEMBIAYAAN
Biaya Tes Kesehatan, Tes Kesamaptaan/Jasmani, Tes Psikologidan biaya lainnya untuk kebutuhan peserta selama mengikuti tahapan tes dibebankan kepada Calon Peserta.

Demikian pengumuman ini untuk dapat dimaklumi.

Dikeluarkan : di Padang
Pada Tanggal : 26 juni 2013

a.n GUBERNUR SUMATERA BARAT
SEKRETARIAT DAERAH

Dr. H. ALI ASMAR M.Pd
Pembina Utama Madya
NIP 19580705 197903 1 004

Written by Badan Kepegawaian Daerah | Thursday, 27 June 2013 09:48, just click to :

http://sumbarprov.go.id/read/99/12/14/59/190-teras-sumbar/pengumuman/824-penerimaan-cpns-calon-praja-institut-pemerintahan-dalam-negeri-ipdn-tahun-ajaran-2013-2014.html






Free Template Blogger collection template Hot Deals BERITA_wongANteng SEO theproperty-developer

Saturday, June 8, 2013

Nazirudin Terima Anugerah Kalpataru Kategori Penyelamat Lingkungan

CIPUTRANEWS - Home - Ibu Kota & Daerah - Posted on 08 Jun 2013 - Nazirudin, warga Koto Malintang, Kecamatan Tanjung Raya, Kabupaten Agam, Sumatera Barat menerima anugerah Kalpataru 2013 kategori penyelamatan lingkungan dari Kementerian Lingkungan Hidup.

'Ini prestasi yang luar biasa dalam pelestarian lingkungan,' kata Nazirudin yang juga Wali Nagari Koto Malintang di Lubukbasung, Jumat.

Penghargaan Kalpataru ini akan diserahkan di Istana Negara saat hari lingkungan hidup sedunia pada 10 Juni 2013.

Penghargaan Kalpataru ini, kata dia, diterima atas komitmen menjaga lingkungan dengan cara tidak menebang pohon di hutan di sekitar pemukiman masyarakat.



Apabila masyarakat menebang pohon, maka harus minta surat izin kepada pemilik tanah, ninik mamak, jorong, kerapatan adat nagari dan wali nagari.

Dengan cara itu, pohon di hutan tersebut besar-besar dengan diameter 1 sampai 3,6 meter.

Bupati Agam Indra Catri menambahkan, penghargaan yang ditorehkan Kabupaten Agam di bidang lingkungan ini luar biasa.

Pada hari lingkungan hidup sedunia, Kabupaten Agam mendapatkan dua penghargaan dari Kementerian Lingkungan Hidup yakni, anugerah Kalpataru kategori penyelamatan lingkungan dan Adiwiyata Mandiri diraih SMAN 2 Lubukbasung.

Ini berdasarkan surat yang kita terima dari Kementerian Lingkungan Hidup No: B-6519/Dep.VI/LH/PPM/06 2013 untuk Kapaltaru dan surat No: B-65/0/Dp.IV/LH/PPM/06/2013.(ant/rd)



sumber berita :

http://www.ciputranews.com/ibu-kota-daerah/nazirudin-terima-anugerah-kalpataru-kategori-penyelamat-lingkungan


sumber foto :
http://kumpulangambarlogo.blogspot.com/2011/12/logo-kementerian-lingkungan-hidup.html



Free Template Blogger collection template Hot Deals BERITA_wongANteng SEO theproperty-developer

Tuesday, June 4, 2013

Menparekraf Marie Elka Lepas Pembalap Tour de Singkarak

SPORT - Menparekraf Marie Elka Lepas Pembalap Tour de Singkarak - Metrotvnews.com, Bukittinggi: Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif (Menparekraf) Marie Elka Pangestu melepas para pebalap sepeda etape pertama Tour de Singkarak 2013 di Monumen Jam Gadang Bukittinggi, Sumatra Barat, Minggu (2/6).

Sedikitnya 140 pembalap dari 21 tim dalam dan luar negeri bertarung dalam Tour de Singkarak (TdS) yang termasuk kalender kegiatan Persatuan Balap Sepeda Internasional (UCI). Dari 21 tim, 15 di antaranya adalah tim asing, sedangkan sisanya tim dalam negeri.



"Ramainya masyarakat menunjukkan bahwa kegiatan ini bisa diterima secara sport maupun pariwisata serta perbaikan ekonomi masyarakat," kata Menparekraf Marie Elka Pangestu di sela-sela pembukaan TdS.

Dengan TdS, katanya, tingkat kunjungan wisatawan lokal maupun asing ke Sumatra Barat meningkat. Dengan demikian, salah satu tujuan kegiatan itu tercapai.

Acara pembukaan TdS 2013 selain dihadiri Menparekraf Marie Elka Pangestu juga dihadiri Wamenparekraf Sapta Nirwandar, Gubernur Sumatra Barat Irwan Prayitmo, dan jajaran pemerintahan lainnya. (Ant)

Editor: Patna Budi Utami


news source :
http://www.metrotvnews.com/metronews/read/2013/06/02/4/158556/Menparekraf-Marie-Elka-Lepas-Pembalap-Tour-de-Singkarak-


foto source :
http://tourdesingkarak.com/uploads/default/files/tour-de-singkarak-2013-launching-1-of-1.jpg




Free Template Blogger collection template Hot Deals BERITA_wongANteng SEO theproperty-developer

Tour De Singkarak 2013

Indonesia's Official Tourism Website - 2 Jun 2013 - 9 Jun 2013 - From 2nd to 9th June 2013, the Tour de Singkarak 2013 will take some of the world’s renowned cyclists over a 1000-kilometer route traversing the most scenic landscapes of West Sumatra’s countryside, see the cultural beauty and meet the people of Sumatra. The race covers 7 stages, building on the success of previous races.


The past years have seen an annual increase in participating regencies, and the race has therefore become a longer challenge with each year. While in 2012 the course covered 800 kilometers, this year the 7 staged race will cover a total distance of 1,027 kilometers.


The stages of Tour de Singkarak 2013 are as follows:
1. Stage 1: Bukittingi-Bonjol (105 Km)
2. Stage 2: Payakumbuh- Lake Singkarak (125 Km)
3. Stage 3: Padang Panjang-Istana Basa (204 Km)
4. Stage 4: Sijunjung-Pulau Punjung (165 Km)
5. Stage 5: Sawahlunto-Muara Labuh 138 Km
6. Stage 6: Pariaman-Painan (145 Km)
7. Stage 7: Padang Pariaman-Padang (145 Km)


The race is held in co-operation with ASO (Organizer of Tour de France), marking significant international recognition and increasing its international importance. Tour de Singkarak itself is listed as an annual event on the agenda of the International Cycling Association or Union Cycliste Internationale (UCI).


Combining sports and tourism, the Tour De Singkarak 2013 takes participants to an exciting adventure through the vast mountainous countryside of West Sumatra. The tour will not only offer fierce competition among racers, but it is, moreover, an excellent chance to unveil all the hidden wonders of West Sumatra.


Last year's participants were not only impressed with the lush green scenery, but they were also most taken by the warmth and friendliness of the people who welcomed and cheered for them at every stage.


There are direct international flights to Padang from Singapore and Kuala Lumpur in Malaysia and regular domestic flights from Jakarta, Medan and Batam to the Minangkabau International Airport in Padang.



More Information available at: http://tourdesingkarak.com/



Photo courtesy of http://tourdesingkarak.com/



Free Template Blogger collection template Hot Deals BERITA_wongANteng SEO theproperty-developer

Thursday, May 16, 2013

Pebalap Dunia Jajal 1.200 Km, Kemenparekraf Luncurkan TdS 2013

Padang Ekspres • Senin, 13/05/2013 10:52 WIB • Redaksi • NASIONAL - Jakarta, Padek—Inisiatif Kementerian Pariwisata dan Ekonomi Kreatif (Kemenparekraf) meluncurkan Tour de Singkarak (TdS) 2-9 Juni 2013, dengan acara Fun Bike di silang Mo­numen Nasional (Monas) Jakarta, Minggu (12/5) pagi, menjadikan Monas “di­kua­sai” nuansa serba Suma­tera Barat.

Hal tersebut dikatakan Menpa­rekraf Mari Elka Pangestu saat laun­ching TdS 2013, di silang Monas Jakarta, Minggu (12/5).

Hadir tokoh Minang yang juga Ketua DPD RI Irman Gusman, Wa­men Parekraf Sapta Nirwandar, Wa­mendikbud Musliar Kasim, Wakil Gubernur Sumbar Muslim Kasim dan Wali Kota Padang Fauzi Bahar serta wali kota dan bupati yang daerahnya bakal dilintasi pebalap TdS.


“Monas diduduki orang Minang­kabau. Semua kepala daerah yang tadi bernyanyi dengan tulus dan bangga menggunakan bahasa Minang. Itulah Indonesia. Tapi hari ini Monas berlim­pah-ruah dikunjungi masyarakat dan itu bernuansa serba Sumatera Barat,” kata Mari Elka Pangestu, di hadapan ribuan massa yang memadati silang Monas Jakarta.

Nuansa yang serba Minang ini, lanjut Mari, jarang terjadi di Jakarta. Kemarin (12/5), siapa pun pengunjung Monas bisa menyaksikan keindahan alam Sumbar melalui layar lebar atau menyaksikan lagu Minang yang dilan­tunkan oleh sejumlah artis asal Sum­bar. Dijelaskannya, acara TdS tidak saja menjadi salah satu ikon Sumbar, tapi sudah menjadi ikon Indonesia dalam mempromosi wisata ke dunia. “Iven TdS yang merupakan perpaduan olahraga dan promosi pariwisata tidak saja untuk Sumbar, tapi juga berdam­pak terhadap Indonesia. Untuk itu, kita harus terus menyukseskan agenda ini,” kata Mari Eka Pangestu.

Sejak TdS diadakan, mantan Men­teri Perdagangan itu mengatakan, tingkat kunjungan ke Sumbar naik sekitar 10 hingga 12 persen tiap tahun. Tidak itu saja, TdS juga mampu “me­mak­sa” Pemerintah memperbaiki jalan tiap tahun.

Ketua DPD Irman Gusman menga­takan, Monas Minggu pagi dikuasai penuh oleh Sumbar. Tidak saja karena alunan musik Minang yang terus terdengar, tapi juga karena seni tari perpaduan tradisional, modern mam­pu mencuri perhatian pengunjung. “Tahun 2014 nanti, saya akan menyam­paikan kepada Presiden SBY untuk membuka langsung TdS di Sumbar,” janji Irman.

Ditegaskannya, pascagempa 2009, TdS terbukti memiliki peran dalam memulihkan pariwisata, ekonomi dan infrastruktur di Sumbar. Bahkan, pe­rusahaan multinasional Lippo Group, yang sudah menetapkan berinvestasi sebesar Rp 10 triliun di Padang, me­nurut Irman ada kaitannya dengan kesuksesan TdS. Irman berharap semua stakeholders di Sumbar bisa menjadi tuan rumah yang baik.

Wagub Sumbar Muslim Kasim menambahkan, TdS punya andil cukup besar membuka akses Sumbar ke dunia luar. “Ditambah lagi tahun ini TdS akan melewati 17 kabupaten/kota, tinggal dua daerah yang belum dilewati, yakni Pasaman Barat dan Mentawai,” ungkap Muslim Kasim.

TdS Tempuh 1.200 KM

TdS kali ini akan jauh lebih menan­tang bagi para pebalap. Menempuh jarak 1.200 km, para pebalap akan berpacu memperebutkan total hadiah Rp 1,2 miliar atau naik dari tahun lalu Rp 750 juta.

Menariknya, selain Kelok 44 yang menjadi mountain of challange, tahun ini juga ada Kelok 9.

Tantangan ini akan ditemui para rider di etape ketiga, Payakumbuh-Singkarak melalui Kelok 9. “TdS tahun ini akan benar-benar memberikan tantangan besar bagi para pebalap yang terdiri dari 23 tim, 17 tim man­canegara dan 6 dalam negeri. Tim mancanegara itu berasal dari 18 negara,” ujar Sapta Nirwandar.

Ke-18 negara tersebut adalah Indonesia, Kanada, Australia, Brunei Da­russalam, Iran, Irlandia, Jepang, Tai­wan, Kazakhstan, Malaysia, Mo­ngo­lia, Belanda, Filipina, Thailand, Amerika, Singapura, Spanyol, dan Uzbekistan.

Kasubdit Promosi Wilayah Suma­tera, Raseno Arya mengatakan, etape I Bukittinggi-Bonjol (Pasaman). Etape kedua Padangpanjang-Batusangkar melalui Lembah Anai dan Kelok 44. Seterusnya etape ketiga, Payakumbuh-Danau Singkarak via Kelok 9, etape keempat, Sijunjung-Dharmasraya. Kemudian etape kelima, Sawahlunto-Solok Selatan, etape keenam, Paria­man-Painan, dan terakhir Padang­pariaman-Padang. (fas)


source :

http://padangekspres.co.id/?news=berita&id=43571



Free Template Blogger collection template Hot Deals BERITA_wongANteng SEO theproperty-developer

Friday, May 3, 2013

Nyayian Rindu Untuk Sungai Tanang

NYANYIAN RINDU UNTUK SUNGAI TANANG



Sudah lama kutinggalkan kampungku yang indah ini

Sudah banyak tempat yang kukunjungi

Kemanapun aku pergi

Entah lama entah singgah berhenti

Sungai Tanang selalu teringat dihati

Cinta yang kubawa sampai mati


Gunung Singgalang yang menjulang tinggi

Yang menjadi pagar nagari

Kalaulah bisa dia bernyanyi

Banyak cerita tentang anak nagari

Yang dia saksikan setiap hari

Akan dilantunkannya pada penduduk bumi



Kecipak air di tepian Tabek Gadang

Sambil memandang Puncak Singgalang

Ngalor ngidul sesama gadang

Pemandangan yang terbayang

Ketika memandang foto Tabek Gadang

Tengingat perangai ketika jolong gadang



Rindu yang membuncah di dada

Ingin berada di kampung tercinta

Apa hendak dikata

Masih saja menjadi rindu yang membara

Namun aku selalu berdoa

Semoga aku bisa pulang secepatnya





Padang, 29 September 2012







Hanifah Damanhuri



sumber : Milis Rantau Net, 29 Sept. 2012



Free Template Blogger collection template Hot Deals BERITA_wongANteng SEO theproperty-developer

Bukittinggi Koto Rang Agam

Mochtar Naim - 22/01/2013 - DENGAN ditolaknya PP84/1999 oleh masyarakat Kurai sendiri, seperti yang disuarakan oleh Kerapatan Adat Kurai V Jorong (KAK) tgl 4 Nov 2012 yl, sama seperti yang dilakukan oleh mayoritas terbesar masyarakat Agam Tuo di sekitar kota Bukittinggi sebelumnya, kasus perluasan wilayah kota Bukittinggi dengan PP84/1999 itu, seperti yang dikatakan oleh Wakil Ketua DPRD Prov Sumbar, Leonardy Harmaini, sudah tidak “seksi” lagi. Leonardy Harmaini, seperti yang juga disuarakan oleh tokoh-tokoh masyarakat Agam Tuo sendiri sebelumnya, mengemukakan jalan keluarnya dengan bekerjasama dalam membangun kota Bukittinggi dan daerah sekitarnya.


Saya sendiri dalam berbagai kesempatan juga sudah menyuarakan agar pola Jabodetabek, Yogya-Sleman dan Surabaya-Sidoarjo, ditiru. Apa yang diinginkan oleh Pemda Kota Bukittinggi dengan DPRDnya dengan membangun fasilitas apapun, sebutlah apapun, tetap bisa dilaksanakan tanpa harus merubah dan memekarkan wilayah kota. Dengan itu kota Bukittinggi tidak hanya akan sebesar seperti yang diinginkan dengan PP84/1999 itu, tapi, sebutlah, seluas wilayah Agam Tuo yang ada sekarang, yang disangga oleh Gunung Merapi dan Singgalang, sampai ke Matur-Puncak Lawang, sampai ke Palupuah-Gadut-Tilatang Kamang, sampai ke Baso, Canduang, IV Angkek, Banuhampu, Sariak-Sungai Pua-Batu Palano, Koto Tuo-Koto Gadang-Balingka-Ampek Koto. Pokoknya ke seluruh wilayah Agam Tuo yang kota Bukittinggi terletak di tengah-tengahnya, semua dibangun dan menyatu bersama dengan kota Bukittinggi. Apalagi Bukittinggi adalah memang ... “koto rang Agam.”

Namun, semua itu tanpa merubah batas wilayah, kabupaten/kota, kecamatan dan nagari-nagari, seperti yang kita saksikan di Jabodetabek, Yogya-Sleman dan Surabaya-Sidoarjo itu. Seperti sekarang saja, bukankah sumber air minum dan tenaga listrik untuk kota Bukittinggi terletak di Sungai Tanang dan Padang Lua, Kecamatan Banuhampu di Agam. Kalau lapangan terbang dihidupkan kembali, terletak di Gadut, di Agam. Seluruh kebutuhan makanan, sayuran, hasil peternakan dan tenaga manusianya sendiri, disuplai oleh Agam. Seluruh sarana pendidikan, dari TK ke universitas, bisa ditebar ke daerah-daerah di Agam Tuo. Ada kampus universitas di Baso, di Lasi, di Matua, dan di manapun. Belum pula usaha kerajinan sampai ke fabrik-fabrik sekalipun, bisa disebar ke daerah-daerah sesuai dengan potensi SDA dan SDM yang dimiliki.

Lihat di Jakarta dan Yogya saja, di mana letaknya universitas-universitas terkenal, seperti UGM, UI, UII, UIN. dsb. UGM, UII, UIN, Univ Muhammadiyah, dsb, di Yogya tidak terletak di Yogya, tapi di Kabupaten Sleman. Bandara Maguwo-Hadisucipto di Kab Sleman. Bandara Sukarno-Hatta di Tangerang, Banten. UI di Depok, Jawa Barat. UIN Jakarta di Ciputat, Tangerang, Banten. Orang di sana tak pernah memasalahkan.

Kenapa di Bukittinggi kok galau banget. Kenapa sekarang kok Pemda Kota dan DPRDnya mau-maunya “mencaplok” bagian besar wilayah Agam Tuo sekitar harus masuk kota? Dengan itu nanti nasib orang Agam Tuo akan sama dengan saudara-saudaranya di Kurai V Jorong, yang nasibnya sama dengan penduduk autokton-asli lainnya seperti orang Betawi di Jakarta, orang Melayu di Medan, orang Padang di Padang sendiri, dsb. Tanah-tanah mereka habis disikat dan mereka menjadi orang asli kota yang terpinggirkan.

Apalagi kalau sistem ekonomi kota dan negara masih akan seperti sekarang, di mana kelompok non-pribumi dengan para konglomeratnya menguasai seluruh jalur perdagangan, jasa dan industri, seperti di semua kota dan daerah di Indonesia ini, dengan bekerjasama saling menguntungkan dengan para pejabat dan penguasa negara ini. Tidak usah jauh-jauh, kota Padang saja sekarang ini sudah menjurus ke sana, di mana mal-mal dan hotel-hotel yang dibangun dan usaha-usaha besar/menengah di bidang perdagangan dan jasa lain-lainnya sudah berada di tangan mereka yang semua itu terjadi karena adanya kerjasama kolutif dengan para pejabat dan penguasa negara itu. Para pejabat dan penguasa negara maunya cuma melihat peningkatan angka-angka pertumbuhan statistik ekonomi tanpa menghiraukan “siapa” yang mendapatkan dan menguasai semua itu dan siapa yang terzalimi karena itu.

Jika Bukittinggi dibangun bersama dengan daerah sekitar, yang dituju adalah pembangunan yang adil dan merata seperti yang digariskan dalam Pancasila dan UUD1945 dengan mengutamakan pembangunan untuk rakyat dan masyarakatnya. Seluruh daerah dataran tinggi Agam Tuo yang cantik-menawan, yang Bukittinggi terletak di tengah-tengahnya, kita tinggal merealisasikan impian dari pembangunan itu sendiri, baik ekonomi, teknologi, pariwisata, sosial, pendidikan, budaya, dan apapun. Dan semua dengan prinsip: membangun untuk meningkatkan kesejahteraan rakyat dengan menerapkan sistem ekonomi koperasi bersyariah dan dengan dasar filosofi ABS-SBK.

Bukankah ada suara halus dari balik makam para pejuang bangsa yang harus didengarkan yang berasal dari Agam dan Bukittinggi, sebutlah Hatta, Syahrir, Agus Salim, Assaat, Halim, Hamka, Natsir, Inyiak Jambek, Inyiak Canduang, Inyiak Parabek, dan banyak lagi, yang sangat mendambakan dilaksanakannya ekonomi koperasi kerakyatan bersyariah yang dilandasi kepada keadilan dan kebersamaan itu? ***



Sumber Milis Ranatau Net, 24 Jan. 2013



Free Template Blogger collection template Hot Deals BERITA_wongANteng SEO theproperty-developer

Wednesday, April 10, 2013

Agam World Cup Paragliding 2013


Undangan kepada para pemerhati paragliding dan masyarakat umum lainnya untuk menghadiri dan meramaikan alek gadang/perhelatan masyarakat di Agam:

AGAM WORLD CUP PARAGLIDING 2013

Dasar: SK Ketum PB FASI No. 003/1/2013, 31 Jan 2013.Waktu: 18-21 April 2013 - Agam World Cup Paragliding 2013. 15-17 April 2013 - Kejuaraan Lokal Sumbar, Lokasi: Puncak Lawang - Maninjau.

Info & Pendaftaran:
Vera Primadewi: 0812 673 1225 & awie_primadewi@yahoo.com,

Pelindung :
Irman Gusman SE.,MBA. - Ketua DPD RI,
Prof Dr. Iwan Prayitno Msi - Gubernur Sumatra Barat,
Marsdya TNI Ida Bagus Putu Dunia - KASAU,

Penasehat :
Ir. Tifatul Sembiring - Menkominfo,
Brigjen (Purn.) Mazni Harun - BiYang,
Aizirman Djusan, M. Econ - Ka Litbang Kemenkominfo,
Inyiak H. Buyuang Angku Nan Sati - Niniak Mamak,

Pengarah :
Ir. Indra Catri MP., Dt. MNP - Bupati Agam,
Burhasman Bur - Kadispar Prov Sumbar,
Drs. Hanif Husein - Kemenkominfo,

Organisasi Pelaksana :
Ketua : DR. Kasman Arifin ZA., MM - BiYang,
Wakil Ketua Publikasi dan Penggalangan Dana : Ir. Nofrins Napilus - BiYang,
Wakil Ketua Ekonomi Kreatif :Vita Indra Catri - Dekranasda,
Wakil Ketua Pelaksanaan Pertandingan : Benny Fitraza - BiYang,
Sekretaris :Ir.Hj. Vera Primadewi - BiYang,
PUMK (Bendahara I ): Qasi'ah - BiYang,
(Bendahara II ) : Donna Fitri Yanti - BiYang,

(Panitia lengkap bisa baca di: http://biyang12.blogspot.com/2013/03/agam-world-cup-paragliding-2013_27.html)







Free Template Blogger collection template Hot Deals BERITA_wongANteng SEO theproperty-developer

Nasi Kapau di Kongres Makanan Kaki Lima Singapura

Minggu, 07 April 2013 | 03:05 WIB - TEMPO.CO , Padang : Nasi Kapau, nama masakan dari Nagari Kapau, Agam, Sumatera Barat tampil dalam Kongres Makanan Kaki Lima Seluruh Dunia (World Street Food The Congress) di Singapura pada 31 Mei hingga 9 Juni nanti. Nasi Kapau dipilih karena diajukan Pemerintah Kabupaten Agam yang memilih makanan itu untuk memperluas wawasan terhadap masakan Minangkabau selain rendang.


“Masakan dari Minangkabau sudah terkenal, di manapun kamu pergi selalu bisa bertemu masakan Padang, rendang padang. Kami ke Bukittinggi ingin mencari satu nilai keaslian Nasi Kapau yang dibawa ke World Street Food The Congress dari tanah kelahirannya sendiri,” kata KF Seetoh, pencetus ide The World Street Food Congress dan pemilik jejaringan Makan Sutra di Singapura.

Nasi Kapau akan ditampilkan bersama tiga makanan dari Indonesia lain yakni Kerak Telor dan Sate Kuah Jakarta serta Nasi Campur Manado. Selain Indonesia, kongres inii diikuti 9 negara lainnya, yakni Amerika Serikat, Meksiko, Peru, India, Vietnam, Singapura, Cina, Malaysia, dan Filipina.

KF Seetoh langsung datang ke Nagari Kapau pada Jumat 5 April 2013 bersama Marchellinus Hanjaya, panitia World Street Food The Congress di Indonesia dan Nofrins Napilus, pegiat wisata Sumatera Barat. Mereka menonton langsung pembuatan dan merasakan langsung Nasi Kapau di beberapa tempat, Nagari Kapau. KF Seetoh datang ke Pasar Lereng, Bukittinggi. Di tempat itu banyak penjual Nasi Kapau.

Di Nagari Kapau, KF Seetoh memilih satu penjual Nasi Kapau yang nanti akan mengikuti World Street Food The Congress. Makanan yang mewakili Indonesia dipilih oleh panitia kongres yang terdiri dari ahli kuliner Indonesia seperti William Wongso, Bondan Winarno, Iwan Tjandra, Arie Parikesit, dan Marchellinus Hanjaya.

“Tetapi KF Seetoh tetap ikut menentukan, dia melihat prosesnya, dan mencicipi semuanya termasuk tiga pilihan lain: Kerak Telor dan Sate Kuah di Jakarta, dan Nasi Campur Manado,” kata Marchellinus Hanjaya.

Nasi Kapau memang sangat khas dan unik karena ada berbagai lauk yang bisa dipilih untuk melengkapinya. Nasi ini bisa dimakan bersama rendang ayam, gulai tunjang, pangek ikan mas, gulai tamusu atau usus sapi atau dendeng batokok. Semua dipaduk dengan gulai kapau yaitu gulai cempedak muda yang dicampur kol, kacang panjang, dan rebung.

Penyajian nasi kapau juga unik. Uni, penjualnya, duduk lebih tinggi dari bangku pembeli, dan di depannya ada aneka lauk dan gulai kapau di dalam baskom-baskom besar. Gulai dan lauknya akan diambil dengan sendok tempurung bertangkai panjang.

FEBRIANTI


source : http://www.tempo.co/read/news/2013/04/07/199471632/Nasi-Kapau-di-Kongres-Makanan-Kaki-Lima-Singapura



Free Template Blogger collection template Hot Deals BERITA_wongANteng SEO theproperty-developer

Saturday, December 8, 2012

Pemberontak Jadi Pahlawan : Kehilangan Jejak Sjafruddin di Anyer

M. Rizal - detikNews - Jakarta - Masyarakat Banten banyak yang terheran-heran Sjafruddin Prawiranegara diangkat sebagai pahlawan nasional atas usul Pemerintah Banten. Banyak warga Banten beranggapan Sjafruddin merupakan orang Minangkabau, Sumatera. Sesungguhnya pria yang akhirnya ditetapkan sebagai pahlawan nasional pada 8 November 2011 ini kelahiran Banten. Sjafruddin lahir di Anyer Kidul, Serang, Banten pada 28 Februari 1911. Ayah Sjafruddin Raden Arsjad Prawiraatmadja, keturunan Sultan Banten. Sang ibu, Nur Aini binti Mas Abidin Mangundiwirya, anak pejabat pangreh praja Banten. Meski demikian, anggapan Sjafruddin merupakan orang Minang tidak terlalu salah. Kakek buyut pria yang biasa dipanggil Kuding itu, Sutan Alamintan yang berasal dari lingkungan Kerajaan Pagaruyung Minang. Sutan Alamintan mengorganisasi rakyat melawan Belanda dalam Perang Paderi. Perang Paderi ini terkenal dengan pemimpinnya Tuanku Imam Bonjol. Setelah ditangkap Belanda Sutan Alamintan dibuang ke Banten. "Sutan Alam Intan adalah orang pertama yang datang ke Anyer, Banten karena dibuang setelah ditangkap Belanda," kata ahli sejarah Nadjamudin Busro. Nadjamudin menikah dengan keponakan Sjafruddin. Sutan Alam Intan ini lalu menikah dengan seorang wanita bangsawan keturunan Kasultaan Banten. Dari hasil pernikahannya itu lalu lahirlah kakek Sjafruddin. Dari keluarganya, darah Sjafrudin memang darah pejuang. Tidak cuma sang kakek yang melawan Belanda. Saat Sjafruddin berumur 12 tahun, sang ayah yang merupakan seorang jaksa juga dibuang ke Kediri, Jawa Timur, karena dianggap memihak pribumi. Raden Arsjad sebagai pejabat pemerintah Belanda menolak duduk bersila di lantai saat memberi laporan kepada pejabat Belanda. Duduk bersila dan memakai bahasa Sunda halus saat itu sudah menjadi aturan baku bagi pejabat pribumi bila berhadapan dengan penguasa Belanda. Namun Arsjad menentang aturan tersebut. Saat sang ayah dibuang ke Kediri, Sjafrudin pun mengikutinya. Dengan begitu, masa hidup presiden kedua RI yang memimpin 207 hari Pemerintah Darurat Republik Indonesia (PDRI) ini tidak banyak dilewatkan di Banten. Tidak mengherankan bila kita akan kesulitan untuk menemukan jejak Sjafruddin di kota Jawara tersebut. "Di sini tidak dikenal. Lah dia saja belajar Islam bukan di Banten, tapi belajar Islam di Sumatera Barat sampai dewasa dan memimpin PDRI dan PRRI saat itu," terang Nadjmudin. Tidak mengherankan bila pemberian gelar pahlawan nasional kepada Sjafruddin pun mengejutkan masyarakat Banten. Mayoritas masyarakat Banten baru mengetahui bila pria yang memimpin Pemerintah Darurat Republik Indonesia (PDRI) ini merupakan orang Banten. "Ketika ada pemberian gelar pahlawan itu banyak juga masyarakat kaget ada orang Banten (Safruddin) mendapatkan gelar itu," kata pengamat politik dan pengajar di FISIP Universitas Tirtayasa Serang, Gandung Ismanto. Sejumlah pegawai di Kelurahan Cikoneng, Anyer Kidul, Serang misalnya banyak yang tidak tahu sosok Sjafruddin. Pegawai lainnya mengatakan baru tahu soal Sjafruddin setelah membaca berita soal penghargaan pahlawan nasional. "Karenanya apresiasi masyarakat Banten atas penghargaan ini kurang begitu disambut meriah, kecuali keluarga sendiri, keturunan Kasultanan Banten, masyarat elitnya atau pemerintah daerah Banten sendiri," ungkap Gandung. Hanya saja, sejak adanya pemberitaan pemberian gelar pahlawan nasional itu, tidak sedikit masyarakat Banten saat ini mencari tahu informasi soal sosok Sjafruddin. "Selama ini memori orang Banten lebih hafal dengan legenda soal Kasultanan Banten dan yang lainnya. Nah, sekarang mereka tahu ada putra Banten yang mendapatkan gelar pahlawan nasional, justru ini membangkitkan dan menambah semangat tersendiri," ujar Gandung. Selain itu, ketidaktahuan masyarakat juga diakibatkan lamanya sosok Sjafruddin dilupakan dalam sejarah kemerdekaan RI. Kehidupannya semakin dikucilkan dari ruang publik ketika dijebloskan penjara dengan cap pemberontak karena terlibat Pemerintah Revolusioner RI (PRRI) oleh Presiden Soekarno. Bahkan, ketika Presiden Soeharto pun sosok yang satu ini pun dianggap musuh, karena sering mengkritisi kebijakan Orde Baru. Pada Juli 1980, Sjafruddin bersama AM Fatwa, dan Bung Tomo, dilarang memberikan khutbah Idul Fitri dengan alasan kutbah mereka bisa memancin emosi masyarakat. Khutbah Sjafruddin berjudul 'Kembali Pada Pancasila dan UUD 1945' isinya 80 persen soal politik. Hingga kini belum diketahui langkah Pemerintah Provinsi Banten dalam menyambut pemberian gelar Pahlawan Nasional kepada putra asal Banten ini. "Ibu (Ratu Atut Chosiyah) sedang di Jakarta mengikuti rapat," kata salah satu ajudan Gubernur Banten, kepada detik+. Sementara staf Humas Pemprov Banten bernama Ferry mengakui, Gubernur Banten memang akan membuat kebijakan tersendiri terkait pemberian gelar Pahlawan Nasional kepada Sjafruddin. "Tapi Gubernur sedang tidak ada di sini. Beliau masih ada tugas ke Jakarta. Yang jelas kita bergembira akhirnya ada putra Banten yang menjadi pahlawan nasional," terangnya. (iy/vit) source : http://us.detiknews.com/read/2011/11/21/100007/1771672/159/kehilangan-jejak-sjafruddin-di-anyer



Free Template Blogger collection template Hot Deals BERITA_wongANteng SEO theproperty-developer

Tuesday, July 3, 2012

Shadiq dan Indra Catri Dapat Penghargaan

Berita Singgalang | Utama - Tanggal 03 July 2012 - Padang, Singgalang - Bupati Tanah Datar, M. Shadiq Pasadigoe menerima penghargaan dari Gubernur Sumbar karena telah berhasil memberdayakan potensi perantau dalam membangun daerahnya.
Penghragaan itu diserahkan Gubernur Irwan Prayitno, Senin (2/7) pada acara pembukaan Sosialisasi Peran dan Pendataan Perantau di nagari/kelurahan diikuti walinagari se Sumbar.

Penghargaan juga diberikan pada Bupati Agam, Indra Catri, Walinagari Rao-Rao Tanah Datar dan seorang Walinagari dari Agam.
Irwan Prayitno dalam sam butannya menyatakan salut kepada M. Shadiq Pasadigoe yang berhasil merangkul perantaunya untuk membangun nagari di Tanah Datar.
Selama ini para bupati dan walikota pada dasarnya mengeluh karena terbatasnya dana yang ada di daerah untuk pembangunan, kecuali bagi kepala daerahnya yang mampu memanfaatkan potensi masyarakatnya.
Kemampuan yang dimiliki Shadiq, merangkul potensi perantau untuk ikut serta dalam membiayai pembangunan di Tanah Datar patut ditiru.
Shadiq pada acara tesebut diminta kesediaannya memberikan presentasi tentang langkah dan upaya yang dilakukkannya merangkul potensi perantau dalam mem bangun Tanah Datar.
(*/401)



Free Template Blogger collection template Hot Deals BERITA_wongANteng SEO theproperty-developer

Thursday, March 15, 2012

Sam Indo Perkasa Buka Grand Rocky Hotel Bukittinggi

Senin, 12 Maret 2012 09:26 - (Berita-Bisnis) - Meningkatnya jumlah kunjungan wisatawan domestik maupun mancanegara ke Bukittinggi belakangan ini, dimanfaatkan oleh PT Sam Indo Perkasa dengan cara mengoperasikan Grand Rocky Hotel.

Hotel bintang empat tersebut terdiri dari 143 kamar dan berlokasi di pusat kota Bukittinggi.

Menurut Yossi Widiotomo, Direktur Utama Sam Indo Perkasa, pemilik Grand Rocky Hotel, pihaknya sengaja menargetkan wisatawan domestik dan wisatawan asing sebagai target utama pengunjung Grand Rocky Hotel.

Ditambahkan, Grand Rocky Hotel merupakan hotel kedua yang dikelola oleh Sam Indo Perkasa di samping Rocky Plaza Hotel yang berlokasi di Padang.

Rocky Plaza Hotel sendiri lebih diarahkan untuk mengakomodir kebutuhan para tamu bisnis (MICE). Rocky Plaza Hotel setinggi delapan lantai dan terdiri dari 171 kamar serta dikenal sebagai hotel bintang empat yang beroperasi di kawasan pusat kota Padang. (BB/Luki)



Free Template Blogger collection template Hot Deals BERITA_wongANteng SEO theproperty-developer

Tuesday, November 29, 2011

Jelajah Wisata Alam Kampung Matur

Assalamm'alaikum wr wb.

Semoga sanak saudara sekalian dalam keadaan sehat wal'afiat dan sukses selalu dalam beraktifitas.

Izinkan kami ates nama Forum Agrowisata Nagari Matur yang merupakan Wadah Perkumpulan pemuda sadar wisata di Kecamatan Matur, Kabupaten Agam ingin manyampaikan informasi kepada masyarakat dimana saja berada bahwa kami akan mengadakan event " JELAJAH WISATA ALAM KAMPUANG WISATA MATUR " dengan event " TUR DE MATUR 2011 " pada tanggal 24 - 31 desember 2011. Kegiatan tersebut berisi aneka lomba, diantaranya sebagai beikut :

1. Jungle Trekking : 02 hari / 01 malam : 31 des 2011 - 1 januari 2012 :
2. Jungle marathon : 24 des 2011 ( marathon keliling kampuang melewati kebun tebu/persawahan/sungai )
3. MounTain Bike Cross Country dan family fun Bike : 24 Des 2011
4. Motor trabas : 31 des 2011
5. KTM paralayang : 29-31 des 2011
6. Nagari Expo 2011 : 25-31 des 2011 ( pameran Potensi nagari )
7. Pagelaran seni tradisi dan kerajinan tangan dari 6 nagari di kecamatan Matua

bagi masyarakat yang beratensi, sebagai sponshorship atau manjadi peserta dapet menghubungi kami di zuhrizul@yahoo.com atau sms 0811666798 – 081363406633.



Free Template Blogger collection template Hot Deals BERITA_wongANteng SEO theproperty-developer

Top Stories

Supported by

Sign up for PayPal and start accepting credit card payments instantly.
FOR RENT : This running text is ready for rent. For inquiries please email soon to : reservation@rockyplazahotelpadang.com or 165mazri@gmail.com