BEST OFFER : This space is available for you. For inquiries please email soon to : 165mazri@gmail.com
Showing posts with label Padangpanjang. Show all posts
Showing posts with label Padangpanjang. Show all posts

Saturday, September 21, 2013

Tan Sri Datin Paduka Seri Dr. Aishah bte Ghani

Tan Sri Datin Paduka Seri Dr. Aishah bte Ghani (15 December 1923 – 19 April 2013) was the Minister of Social Welfare Malaysia between 1973 and 1984, and Head of Wanita UMNO women's Malaysia between 1972 until 1984.

Born in Kampung Sungai Serai, Hulu Langat, Selangor, Aishah acquired education early in Bukit Raya Malay School, Cheras, Selangor and joined secondary school in Putri Diniyah, Padang Panjang, West Sumatra, Indonesia, from 1936 to 1939. In the year 1940 until 1943, she joined the College of Islamic Universities in Padang, West Sumatra, and then went to London in April 1955 and graduated journalism from Regent Street Polytechnic in London in December 1958.


Career

Aishah's involvement in politics began as soon as the Malay Nationalist Party (PKMM) was founded in 1945, and she became a member of the women's wing and thus led the so-called Angkatan Wanita Sedar (AWAS). At that time, she also worked as a journalist Pelita Malaya, PKMM official tongue. Aisha out of AWAS in 1946 (AWAS then banned by the government in 1948) and joined the rally which demanded independence at the Sultan Sulaiman Club, Kuala Lumpur, in March the same year. She joined Umno New Village in 1949 and was appointed as Secretary.
Aishah on her return from her studies in London in 1959, worked as a journalist again, this time for the Berita Harian, as well as the editor in Group Releases New Straits Times. She put both her office in 1963 when he became a member of the UMNO Supreme Council and Vice Chairman of Wanita Umno . On September 13, 1962, she appointed a Senator and assented to by the Yang di-Pertuan Agong. She is the first woman in Malaysia to be senators and Malaysia's first woman representative to the General Assembly of the United Nations Organization (UN). From 1967 to 1972, Aisha Malaysia's representative to the United Nations Conference on the Status of Women Commission. She also served as Secretary of State Wanita Umno Selangor between 1960 and 1972.

In 1972, Aishah was appointed the Chief of UMNO Wanita Malaysia, an organization which she headed for 12 years until 1984. On March 1, 1973, she was appointed as Minister of Social Welfare after the retirement of Tun Tan Sri Dr. Fatimah and hold this position for 11 years before ending service in 1984. During the former Minister of Social Welfare, she launched the Yayasan Kebajikan Negara (National Welfare Foundation) (YKN), an organization that is still functioning today. Aishah was Permanent Chairman of UMNO Wanita Malaysia since 1986 until 2013.

After her political career, Aishah became as a chairman of the Malaysian Handicraft Development Corporation (Kraftangan Malaysia) from 1985 until 1997. She was a member of the Tun Abdul Razak Foundation, and Chairman of the Centre for Protection of Women Darsaadah. Also, she is Chairman of the Koperasi Wanita Jaya Murni Berhad since its inception in 1975. As if this were not enough, Aishah also devoted her time in the field of business, and is the chairman and / or director for at least seven private limited companies.

Aishah died on 19 April 2013 at the age of 90.[1] She was buried at Bukit Kiara Muslim Cemetery, Kuala Lumpur.

Awards

1971 : Johan Mangku Negara (JMN) by His Majesty the Yang di-Pertuan Agong
1978 : Standard Dato 'Paduka Mahkota Selangor Second Class (DPMS) which carries the title' Datin Paduka 'by Government of Maharashtra
1985 : Chief of the National Mangku (PMN) which carries the title 'Tan Sri' by Sri Paduka Baginda Yang di-Pertuan Agong
1986 : Honorary Doctorate of Law by Universiti Sains Malaysia (USM)
1999 : Primary Seri Paduka Mahkota Selangor First Class (SIMS) which carries the title 'Datin Seri' by the Sultan of Selangor
2002 : Honorary Doctorate in Political Science by the National University of Malaysia (UKM).



Source : Wikipedia (http://en.wikipedia.org/wiki/Aishah_Ghani)





Catatan dari Bp. Muchlis Hamid :
Ambo beruntung bertemu dengan Tan Sri Aishah Ghani tahun 2004 di KL. Waktu itu kami (dengan Razali Nazir & keluarga) pergi ke KL. Tanpa dinyana kami dijamu oleh sanak-sanak yang tergabung dalam organisasi "Pertubuhan Ikatan Kebajikan Masyarakat Minangkabau (PIKMM)" yang diketuai oleh Atan Husdi. Dalam pertemuan itu hadir Bundo Aishah Ghani yang dijadikan urang tuo oleh urang awak di Semenanjung. Hadir pula Prof Dr Firdaus Abdullah. Bundo Aishah Ghani dan Prof Firdaus Abdullah sama-sama memulai karirnya sebagai wartawan.

Menurut cerita Bundo, beliau berasal dari nagari Muaro Bodi (sekarang masuk Kab Sijunjung) dan sudah 3 generasi tinggal di Malaysia. Waktu ada tanda-tanda akan dikawinkan (tradisi orang Melayu) dengan dibelikan alat-alat untuk menjahit-merenda beliau berontak dan melawan arus. Beliau ingin sekolah. Keinginan ini dikabulkan oleh orang tuanya, diantar ke Padang Panjang, diterima langsung oleh Entjik Rahmah El Junusiah dan ditempatkan di kelas 4. Beliau belajar selama 4 tahun di Dinniyah Putri.

Tamat dari Dinniyah Putri beliau melanjutkan ke Islamic College di Padang tahun 1940. Dalam buku "Aishah Ghani, Memoir Seorang Pejuang" ada gambar Aishah Ghani dengan Ainsyah Amin, kakak JB Zubir Amin di depan Islamic College. Di Padang jiwa anti penjajahnya mulai timbul seperti kawan-kawannya satu sekolah. Karena banyaknya kisah beliau tentang perjuangan kemerdekaan dan jejak-jejak mencari ilmu serta karir beliau di bidang politik yang patut diteladani oleh anak-anak muda, saya minta kalau ada buku yang dapat dibaca. Besoknya beliau mengirim buku ke hotel tempat saya menginap. Judulnya seperti di atas. Soalnyo saya membawa 2 anak yang masih mahasiswa. Dengan membaca buku itu akan timbul inspirasi. Untuk maju harus sekolah dan berjuang.

Pendidikan lanjutan ditempuh di Inggris selama 4 tahun dengan meninggalkan 3 orang anaknya yang masih kecil. Suami beliau Encik Abdul Aziz mengizinkannya untuk pergi menuntut ilmu. Encik Abdul Aziz adalah guru Bahasa Inggris di INS Kayutanam. Setelah saya cek kepada kakak saya yang tertua, seangkatan denagn Hasnan Habib di INS Kayutanam "memang ada cekgu yang bernama Engku Abdul Aziz."

sumber : Milis RantauNet 23 April 2013



Free Template Blogger collection template Hot Deals BERITA_wongANteng SEO theproperty-developer

Thursday, June 27, 2013

Penerimaan CPNS Calon Praja Institut Pemerintahan Dalam Negeri (IPDN) Tahun Ajaran 2013/2014

PENERIMAAN CPNS CALON PRAJA INSTITUT PEMERINTAHAN DALAM NEGERI (IPDN) TAHUN AJARAN 2013/2014

PEMERINTAH PROVINSI SUMATERA BARAT

SEKRETARIAT DAERAH
Jalan Jenderal Sudirman No. 51 Telepon (0751)31401-31402-34425 Padang
http://www.sumbarprov.go.id/ biro_humas@sumbarprov.go.id

PENGUMUMAN
NOMOR : 892/3248/BKD/IV-2013
TENTANG
PENERIMAAN CPNS CALON PRAJA
INSTITUT PEMERINTAHAN DALAM NEGERI (IPDN)
TAHUN AJARAN 2013/2014

Berdasarkan Surat Edaran Menteri Dalam Negeri Nomor 892.1/3212/SJ Tanggal20Juni 2013, tentang Penerimaan CPNS Calon Praja (Capra) IPDN Tahun Ajaran 2013/2014, maka Pemerintah Provinsi Sumatera Barat membuka kesempatan kepada Putera dan Puteri Warga Negara Republik Indonesia untuk mengikuti seleksi Pendidikan Pamong Praja pada Kampus Institut Pemerintahan Dalam Negeri (IPDN), dengan ketentuan sebagai berikut :



PERSYARATAN PELAMAR/CALON PESERTA SELEKSI:

1. Warga Negara Republik Indonesia.

2. Usia pelamar/peserta seleksi per tanggal 1 Desember 2013 :

a) Pelamar umum berusia minimal 16 (enam belas) tahun dan maksimal 21 (dua puluh satu) tahun,

b) Pelamar PNS Tugas Belajar berusia maksimal 24 tahun dan mempunyai masa kerja menjadi PNS minimal 2 (dua) tahun.

3. Tahun Ijazah/Surat Tanda Tamat belajar (STTB) Sekolah Menengah Atas/Madrasah Aliyah (MA) pendaftar, yaitu tahun 2011, 2012 dan 2013 bagi pelamar umum.

4. Syarat usia sebagaimana dimaksud pada angka 2 huruf a dan syarat kelulusan tahun Ijazah/STTBsebagaimana dimaksud pada angka 3 harus terpenuhi seluruhnya.

5. Nilai rata-rata Ijazah/Surat Tanda Tamat Belajar (STTB) Sekolah Menengah Atas (SMA)/ Madrasah Aliyah (MA) minimal 7,00 (tujuh koma nol nol).

6. Tinggi badan peserta seleksi pria minimal 160 cm dan wanita minimal 155 cm.

7. Tidak bertato atau bekas tato dan bagi peserta seleksi pria tidak ditindik atau bekas ditindik telinganya atau anggota badan lainnya kecuali karena ketentuan adat/agama.

8. Tidak menggunakan kacamata/lensa kontak sesuai dengan unsur pemeriksaan kesehatan.

9. Surat Keterangan Catatan Kepolisian (SKCK) dari Kepolisian Tingkat Kabupaten/Kota (Polres/Poltabes)

10. Surat Keterangan berbadan Sehat dari Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD)/Rumah Sakit TNI/Rumah Sakit Polri/Puskesmas Pemerintah setempat.

11. Surat Pernyataan belum menikah/kawin, hamil/melahirkan dan sanggup tidak menikah/ kawin selama mengikuti pendidikan yang diketahui orang tua/wali dan disahkan Kepala Desa/Lurah setempat, yang dinyatakan secara tertulis, ditandatangani diatas materai Rp.6.000,-.

12. Surat pernyataan bersedia mentaati Peraturan Kehidupan Praja dan bersedia mengembalikan seluruh biaya pendidikan yang telah dikeluarkan pemerintah dikarenakan mengundurkan diri, diberhentikan dan/atau melanggar peraturan pendidikan, diketahui oleh orang tua/wali yang dinyatakan secara tertulis, ditandatangani di atas materai Rp. 6.000,-.

13. Surat Pernyataan siap diberhentikan tanpa menuntut dimuka pengadilan melalui PTUN jika melakukan tindakan kriminal, mengkonsumsi maupun menjual belikan narkoba, melakukan perkelahian, pemukulan dan pengeroyokan, dan melakukan tindakan asusila, berdampak hukum atau tidak, yang dinyatakan secara tertulis dan ditandatangani diatas materai Rp. 6.000,-.



PERSYARATAN LAINNYA

1. Fotocopy Ijazah/Surat Tanda Tamat Belajar (STTB) Sekolah Menengah Atas (SMA)/ Madrasah Aliyah (MA) yang dilegalisir oleh pejabat yang berwenang.

2. Pasphoto berwarna menghadap kedepan dan tidak memakai kacamata, dengan ukuran 3 x 4 cm, sebanyak 4 (empat) lembar, dan 4 x 6 cm sebanyak 2 (dua) lembar, latar belakang merah.

3. Menyerahkan berbagai surat pernyataan yang telah ditentukan.

4. Syarat pendaftaran disusun rapi dan dimasukan kedalam stofmap berwarna biru bagi pelamar pria dan stofmap berwarna merah bagi pelamar wanita.



TEMPAT DAN WAKTU PENDAFTARAN

1. Tempat pendaftaran :

Pendaftaran dilakukan oleh peserta seleksi CPNS Calon Praja IPDN di Badan Kepegawaian Daerah Kabupaten/Kota se-Sumatera Barat.

2. Waktu pendaftaran :

Pendaftaran dilaksanakan mulai tanggal 1 Juli 2013 sampai dengan tanggal 13 Juli 2013.



TAHAPAN SELEKSI

1. Seleksi dilakukan melalui tahapan sebagai berikut :

a. Seleksi administrasi oleh Badan Kepegawaian Daerah Kabupaten/Kota.

b. Tes Kompetensi Dasar (TKD) dilaksanakan oleh Kementerian Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi, Kementerian Dalam Negeri serta Badan Kepegawaian Negara Republik Indonesia.

c. Tes Kesehatan dan Tes Kesamaptaan/Jasmani.

d. Tes Psikologi oleh Dinas Psikologi TNI Angkatan Darat dan Tes Integritas dan Kejujuran oleh Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK).

e. Penentuan akhir dilaksanakan oleh Panitia Penentuan Akhir yang ditetapkan oleh Menteri Dalam Negeri.

f. Seleksi penerimaan CPNS Calon Praja IPDNdilakukan dengan SISTEM GUGUR, yaitu para peserta dapat mengikuti tahap seleksi selanjutnya apabila dinyatakan lulus/memenuhi syarat pada tahap sebelumnya.

2. Materi Tes Kompetensi Dasar (TKD) terdiri dari :Tes Karakteristik Pribadi (TKP), Tes Intelegensi Umum (TIU) dan Tes Wawasan Kebangsaan (TWK).



LAIN-LAIN

1. Apabila terdapat pihak/oknum yang menawarkan jasa dengan menjanjikan untuk dapat diterima menjadi CPNS Capra IPDN dengan meminta imbalan tertentu, maka perbuatan tersebut adalah penipuan. Panitia tidak bertanggungjawab atas perbuatan pihak/oknum tersebut.

2. Setiap tahapan dalam seleksi penerimaan CPNS Capra IPDN Tahun Ajaran 2013/2014 dibawah pengawasan Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK).



PEMBIAYAAN
Biaya Tes Kesehatan, Tes Kesamaptaan/Jasmani, Tes Psikologidan biaya lainnya untuk kebutuhan peserta selama mengikuti tahapan tes dibebankan kepada Calon Peserta.

Demikian pengumuman ini untuk dapat dimaklumi.

Dikeluarkan : di Padang
Pada Tanggal : 26 juni 2013

a.n GUBERNUR SUMATERA BARAT
SEKRETARIAT DAERAH

Dr. H. ALI ASMAR M.Pd
Pembina Utama Madya
NIP 19580705 197903 1 004

Written by Badan Kepegawaian Daerah | Thursday, 27 June 2013 09:48, just click to :

http://sumbarprov.go.id/read/99/12/14/59/190-teras-sumbar/pengumuman/824-penerimaan-cpns-calon-praja-institut-pemerintahan-dalam-negeri-ipdn-tahun-ajaran-2013-2014.html






Free Template Blogger collection template Hot Deals BERITA_wongANteng SEO theproperty-developer

Wednesday, June 5, 2013

Sapta Nirwandar: Besarkan Festival Serambi Mekkah

Padang Ekspres • Rabu, 05/06/2013 12:22 WIB - PRO SUMBAR - Rabu, 05 Juni 2013 - 26 Rajab 1434 H - Padangpanjang, Padek—Aktivitas Kota Padangpanjang sehari kemarin (4/6), benar-benar berbeda dengan hari-hari sebelumnya. Tak tanggung-tang­gung dua iven berkelas ber­langsung bersamaan di kota berjuluk Serambi Mekkah itu. Pertama menjadi lokasi start etape 3 Tour de Singkarak 2013 dan pembukaan iven tahunan pameran Padangpanjang dan Festival Serambi Mekkah (PP-FSM) VII/2013, di GOR Chatib Suleman, Padangpanjang.

Kedua iven prestisius itu di­resmikan Wakil Menteri Pari­wi­sata dan Ekonomi Kreatif, Sapta Nir­wandar. Pria tak asing bagi pu­blik Ranah Minang ini me­nyam­­but antusias iven tahu­nan ini yang dimeriahkan dengan atraksi se­ni gandang tambua dari Institut Seni Indonesia (ISI) Padangpanjang.

Sapta Nirwandar di hadapan Wali Kota Padangpanjang, Suir Syam, Wawako Edwin, Ketua DPRD Novi Hendri, anggota Muspida, serta sekitar 1.000 orang pengunjung, menyebutkan bahwa iven seni budaya atau olahraga terbukti sangat berhasil mempopulerkan sebuah kota ke mancanegara.

Dia menilai, Padangpanjang sangat potensial mengembang­kan diri menjadi kota berskala dunia. Sebab, kota ini punya perguruan tinggi seni Institut Seni Indonesia (ISI). Berikut, iklim kota sejuk, pemandangan alamnya indah, dan letak kota strategis (di pertigaan jalan darat jantung Pulau Sumatera).

Sejalan itu, Wamen memberi masukan untuk membesarkan sebuah iven. Selain perlu mem­perluas lingkup pesertanya men­jadi berskala nasional/intern­a­sional, acara pembukaan juga perlu disiapkan secara lebih meriah. Sebagai contoh, kata Wamen, lihat pembukaan TdS 2013 di Kota Bukittinggi baru lalu disebutnya cukup spektakuler.

Kepala Bappeda Kota Pa­dang­panjang, Rusdianto didam­pingi Kabid PMD Arpan (koor­dinator pameran), dan Kepala Dinas Pariwisata Syaiful Bahri (koordinator festival) kepada Padang Ekspres mengatakan, pameran berlangsung dalam bentuk pameran tertutup di tenda roder, serta pameran terbuka menggunakan tenda kerucut dan tenda biasa.

Peserta pameran terdiri unit kerja di lingkungan Pemko Pa­dang­panjang, BUMD, BUMN, kalangan swasta dalam dan luar Sumbar. Stand Bappeda sebagai salah satu unit kerja Pemko Padangpanjang yang ikut pa­meran, menyuguhkan informasi soal potensi kota dan investasi bagi swasta (investor).

Di antara potensi ditawarkan itu, seperti pembangunan cable care, perhotelan, perumahan, pengembangan usaha kerajinan kulit, usaha sapi potong, sapi perah, pertanian organik, tan­a­man hias. Lalu, pengembangan perguruan tinggi dan lainnya.

Sementara itu Selasa (4/6) malam, arena PP-FSM VII/2013 diisi pertunjukan sanggar seni dari Pekanbaru, Padang, dan Padangpanjang sendiri. (jen)

[ Red/Administrator ]

sumber berita dan foto :

http://padangekspres.co.id/?news=berita&id=44400



Free Template Blogger collection template Hot Deals BERITA_wongANteng SEO theproperty-developer

Tuesday, June 4, 2013

Tour De Singkarak 2013

Indonesia's Official Tourism Website - 2 Jun 2013 - 9 Jun 2013 - From 2nd to 9th June 2013, the Tour de Singkarak 2013 will take some of the world’s renowned cyclists over a 1000-kilometer route traversing the most scenic landscapes of West Sumatra’s countryside, see the cultural beauty and meet the people of Sumatra. The race covers 7 stages, building on the success of previous races.


The past years have seen an annual increase in participating regencies, and the race has therefore become a longer challenge with each year. While in 2012 the course covered 800 kilometers, this year the 7 staged race will cover a total distance of 1,027 kilometers.


The stages of Tour de Singkarak 2013 are as follows:
1. Stage 1: Bukittingi-Bonjol (105 Km)
2. Stage 2: Payakumbuh- Lake Singkarak (125 Km)
3. Stage 3: Padang Panjang-Istana Basa (204 Km)
4. Stage 4: Sijunjung-Pulau Punjung (165 Km)
5. Stage 5: Sawahlunto-Muara Labuh 138 Km
6. Stage 6: Pariaman-Painan (145 Km)
7. Stage 7: Padang Pariaman-Padang (145 Km)


The race is held in co-operation with ASO (Organizer of Tour de France), marking significant international recognition and increasing its international importance. Tour de Singkarak itself is listed as an annual event on the agenda of the International Cycling Association or Union Cycliste Internationale (UCI).


Combining sports and tourism, the Tour De Singkarak 2013 takes participants to an exciting adventure through the vast mountainous countryside of West Sumatra. The tour will not only offer fierce competition among racers, but it is, moreover, an excellent chance to unveil all the hidden wonders of West Sumatra.


Last year's participants were not only impressed with the lush green scenery, but they were also most taken by the warmth and friendliness of the people who welcomed and cheered for them at every stage.


There are direct international flights to Padang from Singapore and Kuala Lumpur in Malaysia and regular domestic flights from Jakarta, Medan and Batam to the Minangkabau International Airport in Padang.



More Information available at: http://tourdesingkarak.com/



Photo courtesy of http://tourdesingkarak.com/



Free Template Blogger collection template Hot Deals BERITA_wongANteng SEO theproperty-developer

Thursday, May 16, 2013

Pebalap Dunia Jajal 1.200 Km, Kemenparekraf Luncurkan TdS 2013

Padang Ekspres • Senin, 13/05/2013 10:52 WIB • Redaksi • NASIONAL - Jakarta, Padek—Inisiatif Kementerian Pariwisata dan Ekonomi Kreatif (Kemenparekraf) meluncurkan Tour de Singkarak (TdS) 2-9 Juni 2013, dengan acara Fun Bike di silang Mo­numen Nasional (Monas) Jakarta, Minggu (12/5) pagi, menjadikan Monas “di­kua­sai” nuansa serba Suma­tera Barat.

Hal tersebut dikatakan Menpa­rekraf Mari Elka Pangestu saat laun­ching TdS 2013, di silang Monas Jakarta, Minggu (12/5).

Hadir tokoh Minang yang juga Ketua DPD RI Irman Gusman, Wa­men Parekraf Sapta Nirwandar, Wa­mendikbud Musliar Kasim, Wakil Gubernur Sumbar Muslim Kasim dan Wali Kota Padang Fauzi Bahar serta wali kota dan bupati yang daerahnya bakal dilintasi pebalap TdS.


“Monas diduduki orang Minang­kabau. Semua kepala daerah yang tadi bernyanyi dengan tulus dan bangga menggunakan bahasa Minang. Itulah Indonesia. Tapi hari ini Monas berlim­pah-ruah dikunjungi masyarakat dan itu bernuansa serba Sumatera Barat,” kata Mari Elka Pangestu, di hadapan ribuan massa yang memadati silang Monas Jakarta.

Nuansa yang serba Minang ini, lanjut Mari, jarang terjadi di Jakarta. Kemarin (12/5), siapa pun pengunjung Monas bisa menyaksikan keindahan alam Sumbar melalui layar lebar atau menyaksikan lagu Minang yang dilan­tunkan oleh sejumlah artis asal Sum­bar. Dijelaskannya, acara TdS tidak saja menjadi salah satu ikon Sumbar, tapi sudah menjadi ikon Indonesia dalam mempromosi wisata ke dunia. “Iven TdS yang merupakan perpaduan olahraga dan promosi pariwisata tidak saja untuk Sumbar, tapi juga berdam­pak terhadap Indonesia. Untuk itu, kita harus terus menyukseskan agenda ini,” kata Mari Eka Pangestu.

Sejak TdS diadakan, mantan Men­teri Perdagangan itu mengatakan, tingkat kunjungan ke Sumbar naik sekitar 10 hingga 12 persen tiap tahun. Tidak itu saja, TdS juga mampu “me­mak­sa” Pemerintah memperbaiki jalan tiap tahun.

Ketua DPD Irman Gusman menga­takan, Monas Minggu pagi dikuasai penuh oleh Sumbar. Tidak saja karena alunan musik Minang yang terus terdengar, tapi juga karena seni tari perpaduan tradisional, modern mam­pu mencuri perhatian pengunjung. “Tahun 2014 nanti, saya akan menyam­paikan kepada Presiden SBY untuk membuka langsung TdS di Sumbar,” janji Irman.

Ditegaskannya, pascagempa 2009, TdS terbukti memiliki peran dalam memulihkan pariwisata, ekonomi dan infrastruktur di Sumbar. Bahkan, pe­rusahaan multinasional Lippo Group, yang sudah menetapkan berinvestasi sebesar Rp 10 triliun di Padang, me­nurut Irman ada kaitannya dengan kesuksesan TdS. Irman berharap semua stakeholders di Sumbar bisa menjadi tuan rumah yang baik.

Wagub Sumbar Muslim Kasim menambahkan, TdS punya andil cukup besar membuka akses Sumbar ke dunia luar. “Ditambah lagi tahun ini TdS akan melewati 17 kabupaten/kota, tinggal dua daerah yang belum dilewati, yakni Pasaman Barat dan Mentawai,” ungkap Muslim Kasim.

TdS Tempuh 1.200 KM

TdS kali ini akan jauh lebih menan­tang bagi para pebalap. Menempuh jarak 1.200 km, para pebalap akan berpacu memperebutkan total hadiah Rp 1,2 miliar atau naik dari tahun lalu Rp 750 juta.

Menariknya, selain Kelok 44 yang menjadi mountain of challange, tahun ini juga ada Kelok 9.

Tantangan ini akan ditemui para rider di etape ketiga, Payakumbuh-Singkarak melalui Kelok 9. “TdS tahun ini akan benar-benar memberikan tantangan besar bagi para pebalap yang terdiri dari 23 tim, 17 tim man­canegara dan 6 dalam negeri. Tim mancanegara itu berasal dari 18 negara,” ujar Sapta Nirwandar.

Ke-18 negara tersebut adalah Indonesia, Kanada, Australia, Brunei Da­russalam, Iran, Irlandia, Jepang, Tai­wan, Kazakhstan, Malaysia, Mo­ngo­lia, Belanda, Filipina, Thailand, Amerika, Singapura, Spanyol, dan Uzbekistan.

Kasubdit Promosi Wilayah Suma­tera, Raseno Arya mengatakan, etape I Bukittinggi-Bonjol (Pasaman). Etape kedua Padangpanjang-Batusangkar melalui Lembah Anai dan Kelok 44. Seterusnya etape ketiga, Payakumbuh-Danau Singkarak via Kelok 9, etape keempat, Sijunjung-Dharmasraya. Kemudian etape kelima, Sawahlunto-Solok Selatan, etape keenam, Paria­man-Painan, dan terakhir Padang­pariaman-Padang. (fas)


source :

http://padangekspres.co.id/?news=berita&id=43571



Free Template Blogger collection template Hot Deals BERITA_wongANteng SEO theproperty-developer

Saturday, October 8, 2011

KA Komuter Padang-BIM Mulai Beroperasi 2012

Padang | Sabtu, 01/10/2011 19:23 WIB

Padang, (ANTARA) - Kereta api komuter yang melayani rute Padang -Bandara Internasional Minangkabau (BIM), Sumatera Barat dijadwalkan akan mulai dioperasikan pada April 2012.

Kepala Hubungan Masyarakat PT Kereta Api Indonesia (KAI) Divisi Regional (Divre) II Sumatera Barat Romeo di Padang Sabtu mengatakan,untuk tahap tawal kereta tersebut akan melayani rute Padang sampai stasiun duku, Kabupaten Padang pariaman.

"Kita tengah memproses pembebasan lahan untuk pembangunan rel kereta sepanjang 5,4 kilometer dari Duku menju BIM dan diharapkan segera tuntas dan bisa langsung dikerjakan," katanya.

Pengerjaan jalur tersebut dilakukan bersamaan dengan pembukaan jalur Indarung - Solok untuk kereta barang. Menurut Romeo, kereta komuter ini bisa memberikan alternatif baru bagi penumpang yang akan menuju BIM atau sebaliknya di samping adanya bus-bus yang memiliki rute yang sama.

Sementara, pada Januari 2012, PT KAI Divre II Sumbar juga akan menambah lima gerbong kereta untuk wisata. Rencananya kereta tersebut diberi nama "Cindua Mato". Lima unit gerbong lainnya diberi nama "Dang Tuanku" sedangkan lima gerbong lagi bernama "Si Binuang".

Dengan penambahan itu, Sumbar akan memiliki 31 gerbong KA dan 23 lokomotif serta 1 set kereta komuter dengan jumlah 3 gerbong. Sebanyak 16 gerbong di antaranya berada di Kota Padangpanjang, dan 15 unit di kota Padang.

Saat ini, kereta api di Sumatera Barat yang terus beroperasi adalah kereta penumpang baik reguler maupun wisata pada Minggu jurusan Padang - Pariaman yang berstatusiun di Simpang Haru dan Tabing serta Padangpanjang - Sawahlunto.

Sementara, kereta barang diaktifkan untuk mengangkut barang pabrik PT Semen Padang dari Indarung, Kcamatan Lubuk Kilangan menuju Pelabuhan Teluk Bayur. Selanjutnya, angkutan wisata lokouap Kota Sawahlunto-Stasiun Muara Kalaban dan angkutan wisata Kota Padangpanjang-Sawahlunto.

Operasional kereta rute Padang- Padangpanjang yang melewati Lembah Anai juga belum bisa beroperasi karena adanya kerusakan jembatan di kayu tanam karena dihantam banjir bandang pada 2010.

"Diperkirakan kereta itu bisa beroperasi pada November 2011 karena perbaikannya sudah selesai," ujar Romeo. (*/jno)
--------------------
Dari Milis RantauNet



Free Template Blogger collection template Hot Deals BERITA_wongANteng SEO theproperty-developer

Tuesday, September 13, 2011

SETELAH CNN SURVEI KULINER (1): Rendang Pd. Panjang Enak dan Gurih

Selasa, 13 September 2011. Berita Singgalang 7 September tentang rendang paling enak di dunia, menyentakkan industri kuliner di Ranah Minang. Singgalang tak mengada-ada, tapi mengutip dari CNN, televisi berita paling bergengsi di dunia. CNN menempatkan rendang atau randang nomor 1 dan nasi goreng nomor 2. Lalu sate nomor 14. Sate itupun tak lain sate padang.Karena itu, mulai hari ini, secara acak, suratkabar ini akan menurunkan kisah tentang randang nan lamak bana sangaik itu:

Rendang? Jangan ditanya. Calon jemaah haji provinsi tetangga mau di embarkasi BIM, antara lain, karena rendang. Jika ke luar negeri, sembunyikanlah rendang agak sedikit dalam tas, niscaya di negeri orang bisa makan lamak.

Nenek, ibunda, adik dan kakak perempuan kita adalah koki terhebat di dunia untuk rendang. Para perantau kita dengan rumah makan padang yang menjamur di mana-mana, adalah para “duta besar” kita di negeri orang. Mereka merantau jauh hingga ke negeri orang, termasuk Malaysia.

Disigi dulu randang Padang Panjang: Sejak dahulu, Padang Panjang telah memainkan perannya sebagai kota kuliner yang menjadi standar selera di Sumbar. Banyak menu makanan terhidang di berbagai rumah makan kenamaan di kota berjuluk Serambi Mekah itu, tersedia sejak pagi hingga tengah malam. Penikmatnya berdatangan dari berbagai kota.

“Bukan hanya dari Sumbar, banyak orang yang berkunjung ke Padang Panjang sejak dulu, baik dengan alasan mengantar anak bersekolah maupun alasan sedang melakukan perjalanan, punya pengalaman dan referensi kuliner sendiri-sendiri. Beragam menu tersaji di rumah-rumah makan. Tapi, dari sekian banyak menu tersedia, rendang memang diakui sebagai yang paling enak,” ujar Am, 32, seorang pekerja di sebuah rumah makan terkenal di Padang Panjang kepada Singgalang, Senin (12/9).

Dari pengalamannya bekerja di rumah makan itu sejak masih berusia 18 tahun, sebenarnya bukan hanya rendang yang menjadi pilihan pengunjung rumah makan, tapi pada umumnya semua jenis menu yang berasal dari daging sapi. Kalau orang dari luar daerah, imbuhnya, pada umumnya pasti akan mencicipi rendang yang enak itu, tapi bagi warga daerah-daerah hinterland yang umumnya berkunjung ke pasar Padang Panjang setiap Senin dan Jumat, yang menjadi pilihan mereka adalah gulai gajeboh, tunjang dan dendeng lambok.

Khairul D, 47, salah seorang mantan mahasiswa Padang Panjang asal Sinabang, Aceh, mengaku, dari beberapa kota yang pernah dikunjunginya di Sumbar, rendang padang panjang memang lebih enak. Alasannya pun cukup kuat, selain karena daging sapi berkualitas Padang Panjang, juga adonan bumbunya yang pas.

“Daging asal Padang Panjang itu dikenal gurihnya. Di Padang, banyak orang mencari daging asal Padang Panjang. Bumbu rendang pun banyak yang meraciknya dan dijual dalam bungkus-bungkus kecil. Itu semua saya ketahui, karena saya belajar di kota ini lebih dari sepuluh tahun. Ada beberapa orangtua angkat saya yang mahir sekali meracik bumbunya,” terang Khairul yang kini menjadi staf pengajar di salah satu universitas di Medan.

Lantas, bila sedang tabik salero hendak makan rendang enak itu, kemanakah langkah mau diayunkan bila kebetulan Anda sedang berada di Padang Panjang? M. Dt. Itam asal Rambatan mengaku, Rumah Makan (RM) Gumarang di depan Terminal Kantin, menjadi salah satu pilihan yang jarang dilewatkannya.

“Kalau saya selalu mencari rendang enak itu ke RM Gumarang. Bila kebetulan sudah habis, karena datang sudah agak kesiangan, saya akan cari ke rumah makan lain. Yang rasanya tak jauh beda dengan Gumarang adalah RM Buah Serambi di depan Masjid Raya Jihad. Ada juga RM Delima dan RM Singgalang,” terangnya.

Dari pengamatan Singgalang, sebenarnya rumah makan yang ada di kota hujan itu sudah memiliki menu-menu andalan. Tapi kalau berbicara soal rendang, memang Gumarang masih belum tertandingi. Andai pun Anda memaksakan diri untuk mendapatkan rasa yang sama di tempat berbeda, mungkin dua rumah makan yang ada di rest area Lembah Anai, Kecamatan X Koto, Tanah Datar merupakan alternatif yang paling memungkinkan.

“Kalau yang di dekat air terjun Lembah Anai itu, rendangnya memang enak juga. Tapi karena akses transportasi yang sulit dari Padang Panjang, maka gurih, nikmat dan legitnya rendang Lembah Anai hanya dapat dinikmati oleh mereka yang sedang melakukan perjalanan di jalur Padang-Padang Panjang dengan kendaraan pribadi,” terang sang datuk.

RM Delima memang dikenal memiliki rendang yang enak juga, tapi pamornya masih kalah dibanding dengan RM Gumarang. Bagaimana dengan Serambi dan Singgalang? “Enak juga, rasanya mirip rendang RM Lembah Anai zaman saisuak. Kini sudah tutup. Kalau di RM Singgalang, bukan rendangnya yang ternama, tapi gulai gajeboh panas-panasnya,” tambahnya.

Selain rumah makan yang ada di pusat kota, tepatnya di kawasan pasar Padang Panjang, rendang enak sebenarnya bisa juga ditemukan di RM Pak Datuak dan RM Buah Delima Silaing Bawah, RM Sambalado dan RM Aie Badarun di Aie Angek, RM STM Simpang Monas dan rumah makan di samping kantor pusat PT NPM.

“Pada dasarnya, di rumah makan manapun kita makan rendang di Padang Panjang, semuanya enak-enak dan gurih-gurih. Faktor utama adalah karena kota ini dikenal berhawa dingin. Nah, dingin-dingin begini, ya, enaknya makan. Daging dan bumbu yang menjadi bahan rendang Padang Panjang, menjadi garansi lain yang menyebabkan rendang kota ini tak tertandingi,” komentar Khairul. (*)
Dari milis RantauNet



Free Template Blogger collection template Hot Deals BERITA_wongANteng SEO theproperty-developer

Top Stories

Supported by

Sign up for PayPal and start accepting credit card payments instantly.
FOR RENT : This running text is ready for rent. For inquiries please email soon to : reservation@rockyplazahotelpadang.com or 165mazri@gmail.com