BEST OFFER : This space is available for you. For inquiries please email soon to : 165mazri@gmail.com
Showing posts with label Pesisir Selatan. Show all posts
Showing posts with label Pesisir Selatan. Show all posts

Thursday, June 27, 2013

Penerimaan CPNS Calon Praja Institut Pemerintahan Dalam Negeri (IPDN) Tahun Ajaran 2013/2014

PENERIMAAN CPNS CALON PRAJA INSTITUT PEMERINTAHAN DALAM NEGERI (IPDN) TAHUN AJARAN 2013/2014

PEMERINTAH PROVINSI SUMATERA BARAT

SEKRETARIAT DAERAH
Jalan Jenderal Sudirman No. 51 Telepon (0751)31401-31402-34425 Padang
http://www.sumbarprov.go.id/ biro_humas@sumbarprov.go.id

PENGUMUMAN
NOMOR : 892/3248/BKD/IV-2013
TENTANG
PENERIMAAN CPNS CALON PRAJA
INSTITUT PEMERINTAHAN DALAM NEGERI (IPDN)
TAHUN AJARAN 2013/2014

Berdasarkan Surat Edaran Menteri Dalam Negeri Nomor 892.1/3212/SJ Tanggal20Juni 2013, tentang Penerimaan CPNS Calon Praja (Capra) IPDN Tahun Ajaran 2013/2014, maka Pemerintah Provinsi Sumatera Barat membuka kesempatan kepada Putera dan Puteri Warga Negara Republik Indonesia untuk mengikuti seleksi Pendidikan Pamong Praja pada Kampus Institut Pemerintahan Dalam Negeri (IPDN), dengan ketentuan sebagai berikut :



PERSYARATAN PELAMAR/CALON PESERTA SELEKSI:

1. Warga Negara Republik Indonesia.

2. Usia pelamar/peserta seleksi per tanggal 1 Desember 2013 :

a) Pelamar umum berusia minimal 16 (enam belas) tahun dan maksimal 21 (dua puluh satu) tahun,

b) Pelamar PNS Tugas Belajar berusia maksimal 24 tahun dan mempunyai masa kerja menjadi PNS minimal 2 (dua) tahun.

3. Tahun Ijazah/Surat Tanda Tamat belajar (STTB) Sekolah Menengah Atas/Madrasah Aliyah (MA) pendaftar, yaitu tahun 2011, 2012 dan 2013 bagi pelamar umum.

4. Syarat usia sebagaimana dimaksud pada angka 2 huruf a dan syarat kelulusan tahun Ijazah/STTBsebagaimana dimaksud pada angka 3 harus terpenuhi seluruhnya.

5. Nilai rata-rata Ijazah/Surat Tanda Tamat Belajar (STTB) Sekolah Menengah Atas (SMA)/ Madrasah Aliyah (MA) minimal 7,00 (tujuh koma nol nol).

6. Tinggi badan peserta seleksi pria minimal 160 cm dan wanita minimal 155 cm.

7. Tidak bertato atau bekas tato dan bagi peserta seleksi pria tidak ditindik atau bekas ditindik telinganya atau anggota badan lainnya kecuali karena ketentuan adat/agama.

8. Tidak menggunakan kacamata/lensa kontak sesuai dengan unsur pemeriksaan kesehatan.

9. Surat Keterangan Catatan Kepolisian (SKCK) dari Kepolisian Tingkat Kabupaten/Kota (Polres/Poltabes)

10. Surat Keterangan berbadan Sehat dari Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD)/Rumah Sakit TNI/Rumah Sakit Polri/Puskesmas Pemerintah setempat.

11. Surat Pernyataan belum menikah/kawin, hamil/melahirkan dan sanggup tidak menikah/ kawin selama mengikuti pendidikan yang diketahui orang tua/wali dan disahkan Kepala Desa/Lurah setempat, yang dinyatakan secara tertulis, ditandatangani diatas materai Rp.6.000,-.

12. Surat pernyataan bersedia mentaati Peraturan Kehidupan Praja dan bersedia mengembalikan seluruh biaya pendidikan yang telah dikeluarkan pemerintah dikarenakan mengundurkan diri, diberhentikan dan/atau melanggar peraturan pendidikan, diketahui oleh orang tua/wali yang dinyatakan secara tertulis, ditandatangani di atas materai Rp. 6.000,-.

13. Surat Pernyataan siap diberhentikan tanpa menuntut dimuka pengadilan melalui PTUN jika melakukan tindakan kriminal, mengkonsumsi maupun menjual belikan narkoba, melakukan perkelahian, pemukulan dan pengeroyokan, dan melakukan tindakan asusila, berdampak hukum atau tidak, yang dinyatakan secara tertulis dan ditandatangani diatas materai Rp. 6.000,-.



PERSYARATAN LAINNYA

1. Fotocopy Ijazah/Surat Tanda Tamat Belajar (STTB) Sekolah Menengah Atas (SMA)/ Madrasah Aliyah (MA) yang dilegalisir oleh pejabat yang berwenang.

2. Pasphoto berwarna menghadap kedepan dan tidak memakai kacamata, dengan ukuran 3 x 4 cm, sebanyak 4 (empat) lembar, dan 4 x 6 cm sebanyak 2 (dua) lembar, latar belakang merah.

3. Menyerahkan berbagai surat pernyataan yang telah ditentukan.

4. Syarat pendaftaran disusun rapi dan dimasukan kedalam stofmap berwarna biru bagi pelamar pria dan stofmap berwarna merah bagi pelamar wanita.



TEMPAT DAN WAKTU PENDAFTARAN

1. Tempat pendaftaran :

Pendaftaran dilakukan oleh peserta seleksi CPNS Calon Praja IPDN di Badan Kepegawaian Daerah Kabupaten/Kota se-Sumatera Barat.

2. Waktu pendaftaran :

Pendaftaran dilaksanakan mulai tanggal 1 Juli 2013 sampai dengan tanggal 13 Juli 2013.



TAHAPAN SELEKSI

1. Seleksi dilakukan melalui tahapan sebagai berikut :

a. Seleksi administrasi oleh Badan Kepegawaian Daerah Kabupaten/Kota.

b. Tes Kompetensi Dasar (TKD) dilaksanakan oleh Kementerian Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi, Kementerian Dalam Negeri serta Badan Kepegawaian Negara Republik Indonesia.

c. Tes Kesehatan dan Tes Kesamaptaan/Jasmani.

d. Tes Psikologi oleh Dinas Psikologi TNI Angkatan Darat dan Tes Integritas dan Kejujuran oleh Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK).

e. Penentuan akhir dilaksanakan oleh Panitia Penentuan Akhir yang ditetapkan oleh Menteri Dalam Negeri.

f. Seleksi penerimaan CPNS Calon Praja IPDNdilakukan dengan SISTEM GUGUR, yaitu para peserta dapat mengikuti tahap seleksi selanjutnya apabila dinyatakan lulus/memenuhi syarat pada tahap sebelumnya.

2. Materi Tes Kompetensi Dasar (TKD) terdiri dari :Tes Karakteristik Pribadi (TKP), Tes Intelegensi Umum (TIU) dan Tes Wawasan Kebangsaan (TWK).



LAIN-LAIN

1. Apabila terdapat pihak/oknum yang menawarkan jasa dengan menjanjikan untuk dapat diterima menjadi CPNS Capra IPDN dengan meminta imbalan tertentu, maka perbuatan tersebut adalah penipuan. Panitia tidak bertanggungjawab atas perbuatan pihak/oknum tersebut.

2. Setiap tahapan dalam seleksi penerimaan CPNS Capra IPDN Tahun Ajaran 2013/2014 dibawah pengawasan Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK).



PEMBIAYAAN
Biaya Tes Kesehatan, Tes Kesamaptaan/Jasmani, Tes Psikologidan biaya lainnya untuk kebutuhan peserta selama mengikuti tahapan tes dibebankan kepada Calon Peserta.

Demikian pengumuman ini untuk dapat dimaklumi.

Dikeluarkan : di Padang
Pada Tanggal : 26 juni 2013

a.n GUBERNUR SUMATERA BARAT
SEKRETARIAT DAERAH

Dr. H. ALI ASMAR M.Pd
Pembina Utama Madya
NIP 19580705 197903 1 004

Written by Badan Kepegawaian Daerah | Thursday, 27 June 2013 09:48, just click to :

http://sumbarprov.go.id/read/99/12/14/59/190-teras-sumbar/pengumuman/824-penerimaan-cpns-calon-praja-institut-pemerintahan-dalam-negeri-ipdn-tahun-ajaran-2013-2014.html






Free Template Blogger collection template Hot Deals BERITA_wongANteng SEO theproperty-developer

Saturday, June 8, 2013

Enam Kota di Sumbar Raih Adipura

HarianHaluan.com - Sabtu, 08 Juni 2013 - Headlines: Sabtu, 08 Juni 2013 01:30 - Prestasi Sumatera Barat pada peringatan Hari Lingkungan Hidup se-Dunia tahun ini, sangat membanggakan. Enam kota di provinsi ini meraih Adipura dan berbagai penghargaan lainnya di bidang lingkungan hidup.

PADANG, HALUAN — Enam kota di Sumbar berhasil meraih penghargaan bergengsi tropi Adipura tahun 2013, masing-masing Kota Payakumbuh, Kota Solok, Kota Padang Panjang, Kota Painan, Kota Lubuk Si­kaping dan Kota Pariaman. Sementara Kota Padang harus puas membawa pulang serti­fikat Adipura.

Selain itu, Pemprov Sumbar dan Pemkab Pesisir Selatan juga meraih tropi Status Ling­kungan Hidup Daerah (SLHD). Sumbar juga berjaya dengan memperoleh 3 penghargaan Kalpataru, masing-masing kategori Pembina lingkungan diraih Amran Nur (Walikota Sawahlunto), kategori penye­lamat lingkungan diraih Pe­merintahan Nagari Koto Ma­lintang (Agam) dan kategori pengabdi lingkungan diraih Darpius Indra (Pessel).

Seluruh penghargaan ber­geng­si itu akan diserahkan langsung oleh Presiden RI Soesilo Bambang Yudhoyono kepada masing-masing kepala daerah dan peraih kalpataru Senin (10/6), pada puncak peringatan Hari Lingkungan Hidup se-Dunia di Istana Negara.

Kepala Bapedalda Sumbar, Asrizal Asnan kepada warta­wan Jumat (7/6), di Padang mengatakan, prestasi yang diraih Sumbar pada peringatan Hari Lingkungan Hidup se-Dunia tahun ini, sangat mem­banggakan, melebihi dari pero­le­han prestasi tahun lalu. Masih ditambah lagi dengan perolehan penghargaan Adiwi­yata Mandiri yang diraih 10 sekolah. Dulu hanya 2 sekolah yang meraih Adiwiyata Mandiri.


“Prestasi yang kita peroleh tahun ini sangat membang­gakan. Hal ini tak terlepas dari komitmen Gubernur Sumbar di bidang pengelolaan lingkungan hidup, yang selalu memacu kepala daerah serta pihak sekolah dalam menjaga dan peduli lingkungan,” kata Asrizal didampingi Kabid PKIL Siti Aisyah dan Afrides.

Dikatakan, penghargaan SLHD diberikan untuk pemerintah daerah yang mampu menyampaikan infor­masi tentang status lingkungan hidup di daerahnya. Pelayanan informasi ini menjadi ukuran bagi kinerja daerah dan sekaligus untuk evaluasi kegiatan pembangunan. Informasi SLHD ini juga digunakan sebagai arah ke­bijakan pem­ba­ngunan daerah.

Selanjutnya perolehan Adipura tahun ini, juga luar biasa. Jika tahun lalu hanya 3 kota yang meraih Adipura maka tahun ini bertambah 3 kota lagi. Hal ini menunjukkan semakin tingginya kesadaran dae­r­ah dalam menjaga kelestarian lingkungannya. Sebab Adipura tak sekedar simbol kota bersih, tetapi juga mengajak warga peduli dalam proses pemilahan dan daur ulang sampah serta menjaga kualitas air.

Untuk penghargaan Adiwiyata, juga terjadi peningkatan yang signifikan. Adiwiyata Mandiri meru­pakan sekolah Adiwiyata Nasional yang telah melakukan pembinaan minimal 10 calon sekolah Adiwiyata di kabupaten/kota.

Tahun 2012, Adiwiyata Mandiri diraih 2 sekolah. Tahun ini diraih 10 sekolah, masing-masing SDN 06 Aur Tajungkang Tengah Sawah (Bukittinggi), SDN 05 Pauh (Pasa­man), SDSN 20 Indarung (Padang), SDN 01 Pauh Kurai Taji (Kota Pariaman), SDN 17 Aro (Kota Solok), SDN 10 Sungai Sapih (Padang), SMP Semen Padang (Padang), SMAN 6 Padang (Pa­dang), MAN 2 Padang, SMAN 2 Lubuk Basung (Agam).

Sedangkan penghargaan Adiwi­yata Nasional dengan capaian nilai di atas 72, akan diserahkan pada peringatan Hari Cinta Puspa, November mendatang. Sebanyak 39 sekolah telah diusulkan untuk diverifikasi tim pusat pada Septem­ber-Oktober 2013. (h/vie)


sumber berita :
http://harianhaluan.com/index.php?option=com_content&view=article&id=23979:enam-kota-di-sumbar-raih-adipura&catid=1:haluan-padang&Itemid=70


sumber foto :
http://rmbtourcreator.files.wordpress.com/2012/06/2.jpg



Free Template Blogger collection template Hot Deals BERITA_wongANteng SEO theproperty-developer

Wednesday, June 5, 2013

Menteri PDT Resmikan Festival Langkisau

TRAVELISTA - Minggu, 14 April 2013 | 11:28 WIB - Metrotvnews.com, Painan: Menteri Pembangunan Daerah Tertinggal Helmy Faishal Zaini meresmikan Festival Langkisau di Painan, Sumatra Barat.

Perayaan itu diawali dengan kegiatan bersepeda bersama (fun bike), melepas kelompok pengendara motor cross, dan pembagian hadiah kepada peserta festival.

Dalam Festival Langkisau, Helmy mencoba untuk mengendarai kendaraan motor cross. Kendati demikian, kegiatan itu bukan menjadi prioritasnya.

"Saya baru kali ini mengendari motor cross, ternyata ada suspensinya kaya mobil juga, namun lebih baik naik sepeda onthel, sebab motor cross ada risikonya," katanya di Painan, Sumatra Barat, Minggu (14/4).

Helmy juga memberikan hadiah utama, umroh ke tanah suci, kepada peserta Festival Langkisau. Selain, alat elektronik, sepeda, dan tiket penerbangan Citilink.

Keberadaan Helmy untuk menghadiri acara Kementerian Pembangunan Daerah Tertinggal (KPDT) Expo 2013. Penyelanggaraan Festival Langkisau yang juga merupakan perayaan HUT ke-64 Kabupaten Pesisir Selatan ini rencananya akan dibuka oleh Helmy Faishal Zaini, Senin (15/3).

Adapun, KPDT Expo 2013 di Pantai Carocok merupakan penyelanggaraan pertama di wilayah Sumatra. Kegiatan itu bertujuan untuk mendongkrak sektor pariwisata di wilayah Sumatra. (Wibowo)

Editor: Rina Garmina



sumber berita :
http://www.metrotvnews.com/lifestyle/read/2013/04/14/912/146595/Menteri-PDT-Resmikan-Festival-Langkisau





Free Template Blogger collection template Hot Deals BERITA_wongANteng SEO theproperty-developer

Tuesday, June 4, 2013

Tour De Singkarak 2013

Indonesia's Official Tourism Website - 2 Jun 2013 - 9 Jun 2013 - From 2nd to 9th June 2013, the Tour de Singkarak 2013 will take some of the world’s renowned cyclists over a 1000-kilometer route traversing the most scenic landscapes of West Sumatra’s countryside, see the cultural beauty and meet the people of Sumatra. The race covers 7 stages, building on the success of previous races.


The past years have seen an annual increase in participating regencies, and the race has therefore become a longer challenge with each year. While in 2012 the course covered 800 kilometers, this year the 7 staged race will cover a total distance of 1,027 kilometers.


The stages of Tour de Singkarak 2013 are as follows:
1. Stage 1: Bukittingi-Bonjol (105 Km)
2. Stage 2: Payakumbuh- Lake Singkarak (125 Km)
3. Stage 3: Padang Panjang-Istana Basa (204 Km)
4. Stage 4: Sijunjung-Pulau Punjung (165 Km)
5. Stage 5: Sawahlunto-Muara Labuh 138 Km
6. Stage 6: Pariaman-Painan (145 Km)
7. Stage 7: Padang Pariaman-Padang (145 Km)


The race is held in co-operation with ASO (Organizer of Tour de France), marking significant international recognition and increasing its international importance. Tour de Singkarak itself is listed as an annual event on the agenda of the International Cycling Association or Union Cycliste Internationale (UCI).


Combining sports and tourism, the Tour De Singkarak 2013 takes participants to an exciting adventure through the vast mountainous countryside of West Sumatra. The tour will not only offer fierce competition among racers, but it is, moreover, an excellent chance to unveil all the hidden wonders of West Sumatra.


Last year's participants were not only impressed with the lush green scenery, but they were also most taken by the warmth and friendliness of the people who welcomed and cheered for them at every stage.


There are direct international flights to Padang from Singapore and Kuala Lumpur in Malaysia and regular domestic flights from Jakarta, Medan and Batam to the Minangkabau International Airport in Padang.



More Information available at: http://tourdesingkarak.com/



Photo courtesy of http://tourdesingkarak.com/



Free Template Blogger collection template Hot Deals BERITA_wongANteng SEO theproperty-developer

Thursday, May 16, 2013

Pebalap Dunia Jajal 1.200 Km, Kemenparekraf Luncurkan TdS 2013

Padang Ekspres • Senin, 13/05/2013 10:52 WIB • Redaksi • NASIONAL - Jakarta, Padek—Inisiatif Kementerian Pariwisata dan Ekonomi Kreatif (Kemenparekraf) meluncurkan Tour de Singkarak (TdS) 2-9 Juni 2013, dengan acara Fun Bike di silang Mo­numen Nasional (Monas) Jakarta, Minggu (12/5) pagi, menjadikan Monas “di­kua­sai” nuansa serba Suma­tera Barat.

Hal tersebut dikatakan Menpa­rekraf Mari Elka Pangestu saat laun­ching TdS 2013, di silang Monas Jakarta, Minggu (12/5).

Hadir tokoh Minang yang juga Ketua DPD RI Irman Gusman, Wa­men Parekraf Sapta Nirwandar, Wa­mendikbud Musliar Kasim, Wakil Gubernur Sumbar Muslim Kasim dan Wali Kota Padang Fauzi Bahar serta wali kota dan bupati yang daerahnya bakal dilintasi pebalap TdS.


“Monas diduduki orang Minang­kabau. Semua kepala daerah yang tadi bernyanyi dengan tulus dan bangga menggunakan bahasa Minang. Itulah Indonesia. Tapi hari ini Monas berlim­pah-ruah dikunjungi masyarakat dan itu bernuansa serba Sumatera Barat,” kata Mari Elka Pangestu, di hadapan ribuan massa yang memadati silang Monas Jakarta.

Nuansa yang serba Minang ini, lanjut Mari, jarang terjadi di Jakarta. Kemarin (12/5), siapa pun pengunjung Monas bisa menyaksikan keindahan alam Sumbar melalui layar lebar atau menyaksikan lagu Minang yang dilan­tunkan oleh sejumlah artis asal Sum­bar. Dijelaskannya, acara TdS tidak saja menjadi salah satu ikon Sumbar, tapi sudah menjadi ikon Indonesia dalam mempromosi wisata ke dunia. “Iven TdS yang merupakan perpaduan olahraga dan promosi pariwisata tidak saja untuk Sumbar, tapi juga berdam­pak terhadap Indonesia. Untuk itu, kita harus terus menyukseskan agenda ini,” kata Mari Eka Pangestu.

Sejak TdS diadakan, mantan Men­teri Perdagangan itu mengatakan, tingkat kunjungan ke Sumbar naik sekitar 10 hingga 12 persen tiap tahun. Tidak itu saja, TdS juga mampu “me­mak­sa” Pemerintah memperbaiki jalan tiap tahun.

Ketua DPD Irman Gusman menga­takan, Monas Minggu pagi dikuasai penuh oleh Sumbar. Tidak saja karena alunan musik Minang yang terus terdengar, tapi juga karena seni tari perpaduan tradisional, modern mam­pu mencuri perhatian pengunjung. “Tahun 2014 nanti, saya akan menyam­paikan kepada Presiden SBY untuk membuka langsung TdS di Sumbar,” janji Irman.

Ditegaskannya, pascagempa 2009, TdS terbukti memiliki peran dalam memulihkan pariwisata, ekonomi dan infrastruktur di Sumbar. Bahkan, pe­rusahaan multinasional Lippo Group, yang sudah menetapkan berinvestasi sebesar Rp 10 triliun di Padang, me­nurut Irman ada kaitannya dengan kesuksesan TdS. Irman berharap semua stakeholders di Sumbar bisa menjadi tuan rumah yang baik.

Wagub Sumbar Muslim Kasim menambahkan, TdS punya andil cukup besar membuka akses Sumbar ke dunia luar. “Ditambah lagi tahun ini TdS akan melewati 17 kabupaten/kota, tinggal dua daerah yang belum dilewati, yakni Pasaman Barat dan Mentawai,” ungkap Muslim Kasim.

TdS Tempuh 1.200 KM

TdS kali ini akan jauh lebih menan­tang bagi para pebalap. Menempuh jarak 1.200 km, para pebalap akan berpacu memperebutkan total hadiah Rp 1,2 miliar atau naik dari tahun lalu Rp 750 juta.

Menariknya, selain Kelok 44 yang menjadi mountain of challange, tahun ini juga ada Kelok 9.

Tantangan ini akan ditemui para rider di etape ketiga, Payakumbuh-Singkarak melalui Kelok 9. “TdS tahun ini akan benar-benar memberikan tantangan besar bagi para pebalap yang terdiri dari 23 tim, 17 tim man­canegara dan 6 dalam negeri. Tim mancanegara itu berasal dari 18 negara,” ujar Sapta Nirwandar.

Ke-18 negara tersebut adalah Indonesia, Kanada, Australia, Brunei Da­russalam, Iran, Irlandia, Jepang, Tai­wan, Kazakhstan, Malaysia, Mo­ngo­lia, Belanda, Filipina, Thailand, Amerika, Singapura, Spanyol, dan Uzbekistan.

Kasubdit Promosi Wilayah Suma­tera, Raseno Arya mengatakan, etape I Bukittinggi-Bonjol (Pasaman). Etape kedua Padangpanjang-Batusangkar melalui Lembah Anai dan Kelok 44. Seterusnya etape ketiga, Payakumbuh-Danau Singkarak via Kelok 9, etape keempat, Sijunjung-Dharmasraya. Kemudian etape kelima, Sawahlunto-Solok Selatan, etape keenam, Paria­man-Painan, dan terakhir Padang­pariaman-Padang. (fas)


source :

http://padangekspres.co.id/?news=berita&id=43571



Free Template Blogger collection template Hot Deals BERITA_wongANteng SEO theproperty-developer

Tuesday, June 5, 2012

Festival Langkisau Dimulai Hari Ini

Berita Singgalang | Utama - Tanggal 05 June 2012 - PAINAN – Iven pariwisata Kabupaten Pesisir Selatan, Festival Langkisau (FL) X/2012 siap dihelat mulai hari ini, Selasa (5/6). Direncanakan, dibuka Menteri Koperasi dan UKM RI, Syarief Hasan yang ditandai dengan melepas balon ke udara. Acara pembukaan dipusatkan di GOR H.Ilyas Yakub Painan dan dihadiri Gubernur Irwan Prayitno, pejabat kementerian terkait, bupati/walikota se Sumbar, unsur Muspida provinsi/kabupaten/kota, pimpinan DPRD, pejabat BUMN, pemuka masyakat dan para undangan lainnya.

Pembukaan dimeriahkan dengan berbagai atraksi kesenian daerah. Kemudian selama berlangsung FL, pengunjung dapat menyaksikan bazar dan menikmati hiburan serta permainan anak-anak di kawasan GOR H.Ilyas Yakup Painan. Bupati H.Nasrul Abit di Painan, Senin (4/6) mengatakan, FL merupakan agenda tahunan yang memadukan iven olahraga dan seni budaya
untuk mempromosikan potensi parawisata yang ada di daerah.
Eksistensi FL dapat memberikan semangat terhadap pembangunan khususnya di sektor pariwisata, seni budaya dan olah raga. Oleh karena itu amat diharapkan bantuan nyata dari pemerintah provinisi dan pemerintah pusat, terutama dalam memfasilitasi masuknya investasi dari dunia usaha baik dalam maupun luar negeri.

Sedangkan untuk pembangunan dan pengembangan Kawasan Mandeh sebagai destinasi wisata dibutuhkan anggaran dari APBD propinisi dan APBN. Sebab diyakini, pengembangan kawasan tersebut akan memberikan dampak positif bagi peningkatan kesejahteraan masyarakat di masa mendatang, ungkapnya. Menurut Nasrul, FL tahun ini berbeda dengan tahun sebelumnya. Dimana, iven tersebut disandingkan dengan Tour de Singkarak (TdS). Pessel menjadi rute yang dilalui peserta TdS dan lokasi finish etape 6 Pariaman-Painan sepanjang 143 km.

“Tekad kita, TdS di Pessel sukses dan memberikan dampak positif terhadap kemajuan dunia parawisata dan ekonomi masyarakat ke depan. Tentunya, semua elemen diminta dukungannya agar iven tersebut berjalan sesuai harapan,” pintanya. Harapan ke depan, iven internasional ini berlanjut dan Pessel tetap masuk sebagai salah satu daerah penyelenggara. Soalnya, TdS akan memberikan imbas terhadap perkembangan dunia parawisata sehingga makin dikenal wisatawan baik dalam maupun luar negeri, ucapnya.

Kepala Dinas Pemuda dan Olahraga, Kebudayaan dan Parawisata Pessel, Iqbal Rama Dipayana menyebutkan, pada FL tahun ini beberapa iven akan digelar. Bidang seni budaya yaitu lomba tari kreasi 12 kecamatan, lagu pop minang, randai tradisional, rabab pasisie dan pemilihan duta wisata (Uda & Uni). Bidang olahraga, paralayang, selaju sampan dan mangaik ikan mungkuih. Selain itu ada lomba dai muda. Untuk lokasi finish TdS akan digelar atraksi seni budaya rabab pasisie dan tari rantak kudo. Selanjutnya, penyerahan hadiah lomba dan cindera mata. Ditutup dengan Press Conference dan peninjauan objek wisata bersama media. (214)
------------
source : Singgalang



Free Template Blogger collection template Hot Deals BERITA_wongANteng SEO theproperty-developer

Wednesday, September 7, 2011

Batik Tanah Liek Dan Sulam Bayangan Dipatenkan

Padang Ekspres.Berita Budaya.Senin, 08/08/2011
Batik Tanah Liek dan Sulam Bayangan kebanggan masyarakat kabupaten Pesisir Selatan (Pessel) diakui legalitas dan kebaradaanya.

Pengakuan ini ditandai dengan diterimanya hak cipta ekspresi Folklor Batik Tanah Liek dan hak paten Sulam Aplikasi Timbul dan Sulam Bayangan oleh ketua Dekranasda Pessel, Wartawati Nasrul.

Penyerahan yang dilakukan melalui bupati Pesisir Selatan Nasrul Abit itu, dilaksanakan pada upacara gabungan semua SKPD di halaman kantor bupati setempat Senin kemarin.

Sertifikat dua jenis kerajinan milik masyarakat kabupaten Pesisir Selatan yang dilahirkan oleh kementrian hukum dan HAM RI ini, memang didasari kerena Sulam Bayangan dengan motif Tanah Liek itu tidak dimiliki oleh daerah lain. Dua jenis ini sekarang sudah mulai mendunia, sebab sering tampil diberbagai iven dan pameran baik yang dilakukan di dalam daerah, nasional maupun luar negeri seperti Malaysia dan Singapura.

Ketua Dekranasda Pessel, Wartawati Nasrul, usai menerima sertifikat ini menjelaskan bahwa dua jenis kerajinan yang memiliki spesifik tersendiri itu memang tidak dimiliki oleh daerah lain.

"Motif tanah liek dan sulam bayangan ini, keberadaanya hampir saja punah atau hilang di telan zaman. Ini sangat terasa ketika tahun 2006 lalu Dekranasda Pessel melakukan inventarisir kekayaan seni buda yang dimiliki, terutama yang bersifat kerajinan," ungkapnya.

Ditambahkanya, sulam bayangan pada tahun 2006 lalu hanya dilakoni oleh satu pengrajin saja. Yakni di negari Barung Barung Belantai kecamatan Koto XI Tarusan. Tidak berkembangnya usaha kerajinan sulam bayangan saat itu, memang disebabkan karena kurangnya promosi dan juga bersifat monoton. Karena persoalan itu, sehingga dijadikanlah sebagai sasaran pembinaan agar bisa berkembang sebagai mana saat ini.

"Dulu sulam bayangan ini hanya sebagai bahan dasar Mukenah, sekarang sudah dikembangkan untuk dasar pakaian selendang dan lainya," jelasnya. Kondisi yang tak jauh beda juga dialami motif khasnya Pesisir Selatan yakni tanah liek. Sebelas jenis motif itu dinilai akan bisa menjadi
duta ranah Pesisir Selatan di masa depan. Sehingga perlu untuk dibangkitkan kembalai. Upaya ini cukup membuahkan hasil, sebab permohonan yang diajukan tanggal 11 Agustus 2008 ke Menkum HAM ini telelah membuahkan hasil. Begitu pula untuk jenis sulam bayangan yang
permohonanya dilakukan tanggal 18 September 2008, satu bulan setelah permohonan batik tanah liek.

"Proses pangakuan ini memang melalui proses yang cukup panjang, sebab harus melalui uji dan verifikasi dulu, sebab bila salah dalam membuat keputusan sebagai mana sertifikat yang diterima saat ini, bisa mendapat komplain dari daerah lain," terangnya. Dengan telah diterimanya serifikat ini, maka Pesisir Selatan telah memiliki dua jenis produk kerajinan rakyat yang akan manjadikan daerah ini dikenal. Selain itu, juga menjadi peluang baru pula dalam membuka lapangan kerja baru.

"Jaminan ketersedian produk ini akan menambah kepercayaan konsumen untuk bekerjasama dalam hal pemasaran. Sebab jenis ini bukan saja digemari oleh masyarakat lokal, tapi juga dari luar negeri," tutupnya.
(yo)
[ Red/Husnal Hayati



Free Template Blogger collection template Hot Deals BERITA_wongANteng SEO theproperty-developer

Top Stories

Supported by

Sign up for PayPal and start accepting credit card payments instantly.
FOR RENT : This running text is ready for rent. For inquiries please email soon to : reservation@rockyplazahotelpadang.com or 165mazri@gmail.com