BEST OFFER : This space is available for you. For inquiries please email soon to : 165mazri@gmail.com

Saturday, September 3, 2016

Kompetisi Nasional Wisata Halal 2016, Irwan Prayitno: Ambo Vote, Sanak?

PADANG, HALUAN — Gubernur Sumbar Irwan Prayitno mengajak masyarakat Sumatera Barat untuk memberikan dukungan (vote) Sumbar sebagai destinasi wisata halal terbaik dan destinasi kuliner terbaik, dalam Kompetisi Nasional Wisata Halal 2016.

Irwan menjelaskan, saat ini seleksi memasuki tahap vote on­line di link sur­veymon­key.com/r/pariwisatahala l20­16, untuk itu ia mengajak anggota DPR asal Sumbar dan DPD dan DPRD Kabupaten/Kota, unsur Muspida, tokoh ma­syarakat, organisasi ke­ma­sya­rakatan untuk meng­ge­rakkan jejaring dan kelom­poknya agar melakukan vote online. Terutama untuk PNS lingkungan pemprov Sumbar, agar ikut melakukan vote, tidak hanya like, agar Sumbar terpilih dalam dua katogori ini. “Saya mengajak kepada sel­u­ruh elemen untuk melakukan vote dengan link yang dise­diakan panitia seleksi wisata halal Kemenpar,” harapnya saat ditemui di gubernuran, Kamis (1/9). Irwan Prayitno lebih lanjut mengimbau agar seluruh SKPD mengajak ja­jaran­nya agar melakukan vote online untuk Sumbar.

Program seleksi wisata halal merupakan program nasional, pasca berhasilnya Lombok lolos sebagai des­tinasi wisata halal dan bulan madu terbaik internasional. Efek kunjungan wisatawan muslim mancanegara dan lokal meningkat, sehingga menggerakkan ekonomi dae­rah dekat Bali itu. Sebelum vote online, juga telah dila­kukan beberapa tahapan termasuk penilaian oleh de­wan juri, serta kelengkapan berkas lainnya.

Vote berlangsung dari tanggal 26 Agustus - 15 September 2016. Terdapat 12 unsur kepariwisataan Sumbar dalan tujuh kategori dari 15 kategori yang dilom­bakan. Pada kategori hotel terdapat lima pilihan dan pada restoran halal terdapat dua pilihan.

Gerakan vote online ini hadir dengan tema “Me­nang­kan Minang” dan mengusung semangat “Basamo Mangko Manjadi” semakin semarak di Sumbar. Hastag #mi­nang­ha­­laltourism dan #mi­nang­pride menjadi hastag yang mengiringi semangat kom­petisi ini. Tim pendukung Minang Halal Tourism juga mengajak masyarakat me­lakukan vote dan mema­jang­nya di akun sosial masing-masing dan menambahkan caption “Ambo Vote, Sa­nak?”. Jadi jangan like, tapi vote. (h/rin/dn)


source:



Free Template Blogger collection template Hot Deals BERITA_wongANteng SEO theproperty-developer

Wakil Gubernur Sumatera Barat Buka UNP Padang World Ritual Music Festival 2016

PADANG - Wakil Gubernur Sumatera Barat (Sumbar) Nasrul Abit membuka acara UNP Padang Ritual Music Festival di Medan Nan Balinduang Fakultas Bahasa dan Seni UNP pada Kamis (01/09/2016). Acara ini dihadiri oleh Wakil Rektor III UNP Syahrial, Dekan Fakultas Bahasa dan Seni UNP M. Zaim, Civitas Akademika UNP, serta Mahasiswa UNP.

Winra Yandri selaku ketua panitia melaporkan festival musik ritual ini merupakan apresiasi dari UNP untuk kesenian musik ritual dan budaya yang ada di Indonesia dimana peserta berasal dari Malaysia, Iran, dan Indonesia (diantaranya Suarasama Medan, Bireun Aceh, Riau, Bengkulu, Pasundan, dan Javaraga Bali). Festival ini diikuti oleh 13 kelompok musik dengan total personil 110 orang.

Dekan Fakultas Bahasa dan Seni UNP M. Zaim mengatakan kegiatan ini merupakan rangkaian dari peringatan Diesnatalis UNP ke-62 yang jatuh pada tanggal 1 September 2016.

Kegiatan ini merupakan festival musik ritual pertama kali yang diadakan di Indonesia dan Sumatera Barat.

Kedepannya pada tanggal 1-3 September akan dijadikan agenda tetap penyelenggaraan UNP World Ritual Music Festival,

"Semoga kegiatan ini dapat mempererat silaturahmi para pemusik, mengembangkan dan mempopulerkan musik ritual serta menarik kunjungan wisatawan ke Sumatera Barat khususnya," ucap M Zaim.

Dengan menjadikan kegiatan ini sebagai agenda rutin diharapkan pemerintah dapat menjadikan momen ini sebagai upaya peningkatan wisata budaya di Sumatera Barat.

Wakil Gubernur Sumatera Barat Nasrul Abit dalam sambutannya mengatakan Pemerintah Provinsi Sumatera Barat sangat pendukung kegiatan UNP World Ritual Music Festival ini, apalagi kegiatan ini merupakan pertama kalinya diadakan di Indonesia dan berskala Internasional.

"Dengan adanya kegiatan ini diharapkan dapat meningkatkan kunjungan wisatawan ke Sumatera Barat," ucap Nasrul Abit.

Sumatera Barat tengah mengembangkan wisata halal serta wisata syariah. Semoga kegiatan ini dapat terus dikembangkan sehingga dapat memancing jumlah wisatawan muslim ke Sumatera Barat.

Wakil Gubernur Sumatera Barat mengatakan Sumatera Barat saat ini masuk dalam nominasi destinasi pariwisata halal nasional 2016 bersama Aceh dan Malang.

"Mari kita masyarakat Sumatera Barat memberikan suara dengan mem-voting di website www.halaltourism.id," himbau Nasrul Abit.

Kepada mahasiswa Wakil Gubernur Sumatera berharap untuk dapat aktif dalam mempromosikan pariwisata yang ada di Sumatera Barat ke seluruh dunia. (hm)


source :



Free Template Blogger collection template Hot Deals BERITA_wongANteng SEO theproperty-developer

Inilah 113 Destinasi dan Industri Pariwisata yang Masuk Nominasi Wisata Halal

foto : istimewa
Tim Percepatan Pengembangan Wisata Halal Kementerian Pariwisata 113 destinasi dan industri pariwisata nasional yang terpilih dan sudah masuk nominasi wisata halal. Profile, key achievement, dan unique characteristic, langsung dinilai oleh dewan juri.

“Ada 113 destinasi dan industri pariwisata yang terpilih masuk nominasi,” tutur Ketua Tim Percepatan Pengembangan Pariwisata Halal 2016, Riyanto Sofyan, Sabtu (27/8).
Sebelum memasukkan nominasi, dewan juri menggelar rapat pleno. Ada tiga aspek penilaian utama yang dibahas dalam pleno tersebut. Dari soal profile yang berisi apa, siapa, dimana, kapan, mengapa, bagaimana?
Lalu key achievement, reputasi, prestasi, kehebatannya.
Dan unique characteristic, yang dia miliki dan tidak didapatkan oleh pesaing yang lain? Semua dinilai oleh tim yang independen itu.
Untuk aspek penilaian profile, ada profil destinasi atau usaha serta komitmen pada kepatuhan untuk memenuhi kebutuhan wisatawan muslim yang dinilai. Selain itu, sertifikasi Halal untuk produk makanan dan minuman, penyediaan fasilitas kemudahan untuk beribadah, dan komitmen yang tergambar dalam kebijakan, struktur organisasi, kepemimpinan, juga sistem operasional.
“Untuk aspek key achievements, dewan juri menilai gambaran performa destinasi atau usaha, data pasar dan perkembangannya, capaian dan target pasar, kepuasan konsumen, kinerja keuangan, sistem prosedur serta pembinaan Sumber Daya Manusia (SDM),” urai Sofyan.
Sedangkan, untuk aspek unique characteristics yang dinilai adalah inovasi dan terobosan produk dan pelayanan yang sesuai pada komitmen pemenuhan kebutuhan wisatawan muslim.
Lokot Ahmad Enda, Asisten Deputi Pengembangan Destinasi Pariwisata Budaya Kementerian Pariwisata, juga ikut buka suara. Pria yang juga menjabat sebagai Sekretaris Tim Percepatan Pengembangan Pariwisata Halal itu ikut mengapresiasi partisipasi masyarakat, pemerintah daerah, dan dunia usaha yang sudah mengembangkan Pariwisata Halal dan turut serta dalam kompetisi wisata halal.
“Antusiasme masyarakat dalam kompetisi ini sangat tinggi. Ini membangkitkan optimisme bahwa Pariwisata Halal lndonesia akan menjadi unggulan di dunia,” kata Lokot.
Setelah terjaring, masyarakat bisa berpartisipasi memilih nominator yang terbaik melalui e-voting yang digelar secara online mulai 26 Agustus-15 September 2016. Pemilihan e-voting dapat diakses pada websitewww.halaltourism.id atau tautan : http//bit.ly/2blww5s .

Bingka Bakar Nayadam

Penganugerahan penghargaan (award) pariwisata halal bakal digelar 27 September 2016. Dan pemenangnya, akan diusulkan mengikuti kompetisi pariwisata halal internasional mewakili Indonesia.
Menpar Arief Yahya meminta agar tim ini betul-betul menjaga reputasi, menjunjung tinggi asa objektivitas, dan menggunakan standar internasional yang dipakai oleh dunia untuk membuat penilaian. Sehingga apa yang dijuri, pembobotan, dan lainnya itu sama dengan akan dilakukan oleh dunia internasional. “Gunakan angka-angka, dan global standart!” ungkap Menpar Arief Yahya. (*)
Berikut Daftar Nominasi Kompetisi Pariwisata Halal 2016 Tingkat Nasional Kementerian Pariwisata
Kriteria Airport ramah wisatawan muslim terbaik :
  • Bandara Internasional Lombok
  • Bandara Internasional Minangkabau
  • Bandara Internasional Sultan Iskandar Muda
Kriteria Hotel Keluarga Ramah Wisatawan Muslim Terbaik :
  • Aston Makassar Hotel & Convention Center
  • Aziza Hotel Solo
  • Bestskip Hotel (Palembang)
  • Cottage Daarul Jannah (Bandung)
  • Eastpare hotel Yogyakarta
  • Grand Rocky hotel Bukitinggi
  • Grand Town hotel Makassar
  • Hermes Palace hotel Aceh
  • Hotel akbar syariah (Banyumas)
  • Hotel Arini (Surakarta)
  • Hotel Grasia( Semarang)
  • Hotel, Muria (Semarang)
  • Hotel Pesona (Makassar)
  • Hotel Q Grand Dafam Syariah Banjarbaru (Kalsel)
  • Hotel Rangkayo Basa Padang
  • Hotel Riez Palace
  • Hotel Salak the Heritage Bogor
  • Hotel Syariah Pekalongan
  • Kyriad Bumiminang Padang
  • Kyriad Hotel (Makassar)
  • Madani Hotel Mataram
  • Malang Regents Park Hotel (Malang)
  • Narapati Syariah Hotel (Bandung)
  • Novotel Lombok Hotel
  • Puncak Pass Resort (Cianjur)
  • Putri Gunung Hotel (Lembang )
  • Rocky Plaza Hotel Padang
  • Syariah Hotel Solo
  • The Oasis Lagoon Sanur (Bali)
  • The Sahira Hotel (Bogor)
  • UB Guest House (Malang)
Kriteria Resort Ramah Wisatawan Muslim Terbaik :
  • Novotel Lombok
  • Gili Sudak, Lombok
  • Hotel Jeeva Santai (Lombok)
  • Jeeva Santai (Lombok Timur)
  • Svarga Resort Senggigi (NTB)
Kriteria Biro Perjalanan Wisata halal terbaik :
  • Kaisa Rosie (Semarang)
  • Cheria Halal Travel (Jakarta Selatan)
  • DT MICE and Tour (Bandung)
  • Ero Tours (Sumatera Barat)
  • ESQ Halal Holidays (Jakarta Selatan)
  • Gaido Travel & Tours
  • Garuda Abadi Tour & Travel (Makassar)
  • Munatour (Jakarta Selatan)
  • Royal Indonesia Travel (Depok)
  • Zaskia Travel
Kriteria Website Travel Ramah Wisatawan Muslim Terbaik :
  • Cheria Halal Travel (Jakarta Selatan)
  • DT MICE and Tour(Bandung)
  • ESQ Halal Holidays (Jakarta Selatan)
  • Royal IndonesiaTravel (Depok)
  • Wonderful Lombok Sumbawa
Kriteria Destinasi Bulan Madu Ramah Wisatawan Muslim Terbaik
  • Lembah Sembalun (Lombok Timur)
  • Batu (Malang)
  • Danau Maninjau (Sumatera Barat)
  • Kepulauan SeribuDKI Jakarta
  • Pulau Moyo
Kriteria Operator Haji dan Umroh Terbaik :
  • Cheria Halal Travel (Jakarta Selatan)
  • ESQ Halal Holidays (Jakarta Selatan)
  • Fatimah Zahra (Jawa Tengah)
  • Gaido Travel & Tour (Jakarta Pusat)
  • Hasanah Tour & Travel (Bekasi)
  • Munatour(Jakarta Selatan)
  • PT. Sahara Kafila Wisata (Jakarta Timur)
  • Royal Indonesia Travel (Depok)
  • Tazkia Travel (Jakarta)
Kriteria Wisata Halal Terbaik :
  • Makassar
  • Malang
  • Sumatera Barat

Kriteria Destinasi Kuliner Halal Terbaik :
  • Bandung
  • DKI Jakarta
  • Lombok
  • Malang
  • Solo
  • Sumatera Barat
Kriteria Destinasi Budaya Ramah Wisatawan Muslim :
  • Aceh
  • DI Yogyakarta
  • Lombok

Kategori Sentra Kuliner Halal :
  • Kampoeng Popsa(Makassar)
  • Kantin Halal Univ. Brawijaya(Malang)
  • Kantin Salman ITB(Bandung)

Kategori Pusat Belanja Ramah Wisatawan Muslim :
  • Botani Square(Bogor)
  • Mall Q Grand Dafam Syariah Banjarbaru(Kalimantan Selatan)
Kategori Restoran Halal :
  • Inggil Museum Resto(Malang)
  • Lesehan ASRI Praya(Lombok Tengah)
  • Restoran Taman Sari(Padang)
  • Rumah makan Lamun Ombak (Bukittinggi)
  • Taliwang Irama 3 (Mataram, NTB)
  • Taman Indie River View Resto(Malang)
Kategori Daya Tarik Wisata :
  • Air Terjun Senaru (Lombok Timur)
  • Air Terjun Sendang Gile & Tiru Kelep (Aceh)
  • Candi Borobudur(Magelang, Jateng)
  • Desa adat Sade(Lombok Tengah)
  • Islamic Centre(Mataram)
  • Jawa Timur Park Group(Jawa Timur)
  • Karang Bajo(Lombok Utara)
  • Karimun Jawa(Jawa Tengah)
  • Masjid Baiturahman(Aceh)
  • Masjid Kuno Bayan(Lombok Utara)
  • Museum Kapal PLTD Apung(Aceh)
  • Museum Rumah Adat(Aceh)
  • Museum Sangiran(Sragen, JawacTengah)
  • Museum Tsunami (Aceh)
  • Pantai Mawun(Lombok Tengah)
  • Rinjani(Jawa Timur)
Kategori Kuliner Halal Khas Daerah :
  • Ayam Taliwang(NTB)
  • Chocodot(Garut, Jawa Barat)
  • Kue Bangka Nayadam(Batam)



    Free Template Blogger collection template Hot Deals BERITA_wongANteng SEO theproperty-developer

    Wednesday, August 31, 2016

    Perantau Minang Eropa Baralek Gadang di Hamburg

    HAMBURG –  Kota Hamburg, merupakan kota terbesar kedua di Jerman belahan utara. Kota berpenduduk sekitar 1,79 juta jiwa ini, telah menjadi tempat tinggal bagi sebagian perantau Minang di benua Eropa.
    Generasi pertama perantau Minang di Hamburg, atau di kota-kota pelabuhan Eropa, pada umumnya berasal dari pelaut yang memilih menetap untuk menghabiskan masa tua mereka dengan tidak lagi pergi berlayar.
    Salah satu keluarga perantau tersebut adalah Elsi dan Mardjuni Djaman, biasa dipanggil Uni Elsi dan Bang Chun. Mereka telah menjejakkan kakinya di Hamburg pada era 70an. Keduanya berasal dari nagari Kamang, Bukittinggi.
    Untuk melepas rasa “taragak” pada kampung halaman, dengan didukung segenap perantau Minang di Hamburg dan sekitarnya, juga diaspora Minang Eropa, pada Sabtu 27 Agustus 2016 beberapa hari lalu, telah diselenggarakan “Baralek Gadang” dengan menyewa sebuah gedung yang berlokasi di daerah Bornheide, Hamburg.
    Acara ini sebenarnya adalah pesta perayaan perkawinan perak keluarga Elsi dan Chun Djaman. Gayung bersambut kata berjawab, ide perayaan ini mendapat dukungan dari Sylvia Arifin, Konsulat Jenderal RI Hamburg dan sahabat perantau Minang di Eropa. Pesta perayaan tersebut kemudian bermetamorfosa menjadi menjadi “Baralek Gadang”, lengkap dengan tari Galombang Pasambahan dan hantaran sirih dalam carano.
    Hentakan Tari Galombang Pasambahan, sambah manyambah, serta alunan bansi yang mengiringi hantaran sirih dalam carano, membuat sekitar 250 tamu undangan tegak berdiri memadati lokasi prosesi. Mereka terpukau dengan gerakan silat yang ditarikan dan prosesi adat yang belum pernah disaksikan langsung selama ini.
    Pada kesempatan tersebut, mewakili kedua mempelai serta koordinator acara, Budi Indra, menyampaikan dahaga terhadap attraksi budaya Minang di Eropa, khususnya di Hamburg sedikit terobati. Telah lama para sesepuh Minangkabau di Hamburg ingin menikmati pertunjukan budaya Minang, sekarang telah menjadi kenyataan, dengan cara yang sedikit berbeda. Dari perantau, oleh perantau, untuk sahabat-sahabat perantau Minang di Hamburg.
    Para penari yang tampil adalah perantau-perantau yang tidak lagi muda yang datang dari seluruh penjuru Eropa serta generasi kedua yang juga turut berpartisipasi.
    Sebut saja, Yef Darwis, perantau Minang asal Rotterdam, Belanda. Ia seorang Hardware Engineer yang bekerja di bidang IT. Meski umur sudah jauh di atas 45 tetapi masih sanggup bergerak lincak menari galombang.
    Rafles Kam, alumni ITB 1976, saat ini berkecimpung di industri dirgantaranya Jerman, juga tidak ketinggalan dengan pantun sambah manyambah.
    Wulan Panyalai, sosok pekerja keras tak kenal lelah, datang jauh dari Paris untuk memasang pelaminan, dekorasi, tata rias, serta menari piring. Fifi Bagindo, menyediakan diri untuk datang dari Belanda, beberapa hari sebelum acara, melatih anak-anak para pelaut perantau Minang ini untuk bisa menari Pasambahan.
    Pada acara tersebut juga diputarkan DVD promosi pariwisata Kota Padang, yang diperoleh dari Mimi Schlüter untuk membangkitkan minat para tamu undangan, untuk bertanya lebih jauh tentang Padang khususnya atau Sumatera Barat pada umumnya.
    Pada akhirnya, dengan semangat dan jiwa gotong royong sebagai sesama perantau, acara Baralek Gadang ini berhasil terlaksana dengan lancar. Sekali merangkuh dayung, dua-tiga pulau terlampaui. Pesta perayaan perkawinan perak keluarga Elsi dan Chun Djaman telah berhasil menghibur perantau Minang di Hamburg dan sekitarnya, pemersatu Diaspora Minangkabau di Eropa, serta promosi budaya Minangkabau di Jerman. (budi indra)
    http://hariansinggalang.co.id/warga-minang-eropa-baralek-gadang-di-hamburg/http://hariansinggalang.co.id/warga-minang-eropa-baralek-gadang-di-hamburg/



    Free Template Blogger collection template Hot Deals BERITA_wongANteng SEO theproperty-developer

    Tuesday, August 30, 2016

    Lima Negara Pentaskan Ritual Islam di Universitas Negeri Padang

    Padang, (Antara Sumbar) - Lima negara dipastikan ikut berpartisipasi pada acara UNP-World Ritual Music Festival (UNP-WRMF) 2016 di Fakultas Bahasa dan Seni Universitas Negeri Padang (UNP), Sumatera Barat, 1 hingga 3 September 2016.

    Ketua Pelaksana UNP-WRMF, Wimbrayardi, di Padang, Kamis, menyebutkan kelima negara tersebut adalah Iran, Malaysia, Singapura, India dan Indonesia sebagai tuan rumah Sementara dari Indonesia diikuti oleh delapan perguruan tinggi yang mewakili tujuh provinsi.

    Delapan perguruan tinggi tersebut adalah Universitas Al Muslimin Biruen yang mewakili Nangroe Aceh Darussalam, Universitas Negeri Medan yang mewakili Sumatera Utara, Universitas Islam Riau yang mewakili Provinsi Riau, dan Universitas Bengkulu mewakili Provinsi Bengkulu.

    Selain itu, juga ada Universitas Pasundan mewakili Jawa Barat, Kelompok Jiva Raga yang mewakili Bali, Kelompok Sakecoh yang mewakili Nusa Tenggara Barat, serta Universitas Negeri Padang (UNP) dan Institut Seni Indonesia (ISI) Padangpanjang yang mewakili Sumatera Barat.

    Para peserta dari dalam dan luar negeri tersebut akan mementaskan pagelaran berupa musik ritual dan religi yang bernapaskan Islam. Pelaksanaan acara UNP-WRMF tersebut dilaksanakan oleh Jurusan Sendratasik, Fakultas Bahasa dan Seni.

    "Kegiatan ini dilaksanakan sebagai salah satu wujud apresiasi UNP terhadap eksistensi seni dan budaya di Indonesia dalam perspektif menyambut Masyarakat Ekonomi Asean," ujarnya.

    Untuk menentukan peserta yang akan tampil, pihaknya mengggunakan dua orang kurator seni pertunjukan, yaitu Irwansyah Harahap dari Universitas Sumatera Utara dan Andranofa dari ISI Padangpanjang.

    Kegiatan yang berlangsung selama tiga hari tersebut akan dilaksanakan di Medan nan Balinduang, Fakultas Bahasa dan Seni UNP.

    "Untuk peserta yang mewakili negara kita akan tampilkan pada malam hari karena merupakan pertunjukan utama, sedangkan peserta yang mewakili provinsi akan tampil pada sore dan malam hari," sebutnya.

    Acara tersebut akan dibuka oleh Gubernur Sumbar dan dihadiri Dirjen Kebudayaan, Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan, Hilmar Farid. Pada pembukaan acara UNP-WRMF akan tampil kelompok musik yang dipimpin Irwan Prayitno.

    "Seluruh peserta UNP-WRMF sudah berada di Padang pada 31 Agustus nanti dan malam harinya akan dijamu Gubernur Sumbar untuk makan malam," ujarnya.

    Sementara itu, salah seorang kurator Irwansyah Harahap mengatakan, festival musik ritual Islam yang digelar UNP ini merupakan kali pertama diadakan di dunia.

    "Khusus ritual musik Islam, ini yang pertama kalinya diadakan di dunia, kalau hanya musik ritual memang sudah banyak, tetapi khusus ritual Islam hanya baru kali ini," katanya. (*)


    Sumber Antara Sumbar Pewarta : Aadiaat Makruf S H
    Editor : Joko Nugroho COPYRIGHT © ANTARASUMBAR 2016




    Free Template Blogger collection template Hot Deals BERITA_wongANteng SEO theproperty-developer

    Top Stories

    Supported by

    Sign up for PayPal and start accepting credit card payments instantly.
    FOR RENT : This running text is ready for rent. For inquiries please email soon to : reservation@rockyplazahotelpadang.com or 165mazri@gmail.com